Kim Jong Un Terima Delegasi Korea Selatan dengan Jamuan Makan Malam

Kompas.com - 06/03/2018, 10:44 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan tengah) berbicara dengan delegasi Korea Selatan saat makan malam di Pyongyang, Korea Utara, Senin (5/3/2018). (KCNA via AFP) Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan tengah) berbicara dengan delegasi Korea Selatan saat makan malam di Pyongyang, Korea Utara, Senin (5/3/2018). (KCNA via AFP)

PYONGYANG, KOMPAS.com — Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyambut kehadiran petinggi Korea Selatan dalam sebuah jamuan makan malam di Pyongyang, Senin (5/3/2018).

Pertemuan tersebut merupakan yang pertama dilakukan sejak dia berkuasa pada 2011.

Jamuan makan hadir ketika hubungan kedua negara mulai mencair pada momen Olimpiade Musim Dingin PyeongChang, Korea Selatan.

Juru bicara kantor presiden Korea Selatan mengatakan, makan malam tersebut berlangsung lebih dari 4 jam.

Delegasi Seoul bertemu dengan Kim Jong Un dan saudara perempuannya, Kim Yo Jong. Selain itu, istri Kim Jong Ung, Kim Ri Sol Ju; dan pejabat Korea Utara lainnya juga duduk bersama dalam jamuan makan malam tersebut.

Baca juga: Petinggi Korsel Bakal Bertemu dengan Kim Jong Un

Ada 10 pejabat yang dikirim Korea Selatan ke Korea Utara. Delegasi tersebut dipimpin oleh Kepala Keamanan Nasional Korea Selatan Chung Eui-yong.

Selain itu, Kepala Badan Intelijen Korea Selatan Suh Hoon juga ikut dalam pertemuan.

Dalam sebuah konferensi pers, beberapa jam sebelum keberangkatan, Chung mengatakan misi pengiriman delegasi ke Korea Selatan merupakan tekad untuk membangun Semenanjung Korea bebas dari nuklir dan memperbaiki hubungan.

"Saya ingin mengadakan diskusi serius dengan Korea Utara mengenai rencana yang tidak hanya perundingan antar-Korea, tapi juga dengan Amerika Serikat dan masyarakat internasional," katanya.

Baca juga: Korea Utara Bantah Tuduhan Bantu Suriah Produksi Senjata Kimia

Delegasi akan kembali ke Seoul pada Selasa (6/3/2018) siang sebelum berangkat ke Amerika Serikat untuk melaporkan hasil pertemuan dengan Korea Utara.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan siap untuk menggelar perundingan dengan Korea Utara asalkan Kim Jong Un bersedia untuk menghentikan program persenjataan nuklirnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X