12 Janda ISIS Diadili di Irak, Satu Dijatuhi Hukuman Mati

Kompas.com - 19/02/2018, 15:45 WIB
Ilustrasi pengadilan. ThinkstockIlustrasi pengadilan.
|

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pengadilan di Irak menjatuhkan hukuman mati untuk seorang perempuan asal Turki sementara 12 janda anggota ISIS dihukum penjara seumur hidup.

Ke-12 perempuan itu, 11 berdarah Turki dan satu dari Azerbaijan, menghadiri sidang di pengadilan Baghdad sambil menyusui bayi mereka, Minggu (18/2/2018).

Pengadilan tetap menjatuhkan hukuman berat meski pembela berargumen para perempuan itu menjadi bagian dari ISIS karena bujuk rayu suami mereka.

Para perempuan yang berusia 20 hingga 50 tahun itu semuanya ditangkap di kota Mosul atau Tal Afar.

Baca juga : Anggota ISIS Serang Gereja di Rusia, 5 Jemaat Tewas

Sementara suami-suami mereka tewas dalam pertempuran melawan tentara Irak yang berusaha merebut kedua kota itu.

Satu-satunya perempuan yang dijatuhi hukuman mati, lewat penerjemah mengatakan, dia secara sukarela pergi ke Irak bersama suami dan anak-anak mereka.

"Kami harus meninggalkan Turki karena suami saya seorang buronan. Saya ingin tinggal di sebuah negara Islam yang menerapkan syariat sebagai hukumnya," kata perempuan itu.

Namun, kata perempuan berusia 48 tahun itu, dia menyesali keputusannya terutama setelah suami dan dua putranya tewas akibat serangan udara.

Setelah hakim membacakan putusannya, perempuan ini tak kuasa menahan tangis, sementara perempuan lain yang juga asal Turki nyaris jatuh pingsan.

Pengacara yang ditunjuk negara untuk membela para perempuan itu mengatakan, para kliennya datang ke Irak karena bujuk rayu dan tak pernah terlibat dalam aksi kekerasan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X