Kompas.com - 07/02/2018, 22:45 WIB

AUSTIN, KOMPAS.com - Seorang pria asal Texas melakukan cara yang tak biasa saat ingin bergabung dengan kelompok teroris ISIS. Dia membuat sebuah lamaran resmi yang dia kirimkan kepada "direktur" ISIS.

Warren Clark (33), yang merupakan lulusan Universitas Houston menuliskan surat lamaran lengkap dengan daftar riwayat hidup dan pengalaman kerja.

Dilansir dari New York Daily News, dalam surat lamarannya, Clark yang menggunakan nama Abu Muhammad al-Ameriki, menyebut dirinya bisa menjadi pengajar bahasa Inggris bagi anak-anak ISIS.

"Saya ingin mendapat posisi sebagai pengajar bahasa Inggris untuk anak-anak di Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)," tulis Clark dalam surat lamarannya.

Baca juga: Perempuan Diduga Pengantin ISIS Ditahan di Bandara Inggris

Dalam surat lamarannya, Clark menceritakan sedikit tentang dirinya yang lahir dan dibesarkan di AS. Clark mengaku dirinya sangat menyukai mengajar orang lain dan ingin belajar dari orang lain.

"Latar belakang pekerjaan saya sebagian besar berbahasa Inggris dan saya melihat bekerja di Universitas Mosul akan menjadi sebuah cara yang bagus untuk melanjutkan karir saya," tambah Clark.

Surat lamaran yang tak biasa dari Clark untuk bergabung dengan jaringan teroris itu didapat para peneliti dari Universitas George Washington yang kemudian merilis sebuah laporan tentang warga Amerika yang menjadi anggota kelompok teroris di Suriah dan Irak.

Dalam laporan yang dirilis pada pekan ini tersebut, para peneliti dapat memastikan bahwa nama Abu Muhammad yang tertera dalam surat adalah orang yang sama dengan Clark.

Mereka memastikan hal tersebut melalui kecocokan piagam pendidikan dan juga pengalaman pekerjaan yang cocok dengan Clark.

Dalam daftar pengalaman pekerjaan di surat lamaran itu tertulis Clark sempat bekerja sebagai guru pengganti di Texas sebelum kemudian pindah ke Arab Saudi sebagai pengajar bahasa Inggris.

Para peneliti tersebut meyakini Clark telah berhasil bergabung dengan ISIS dan masih hidup sampai saat ini.

Baca juga: Ingin Gabung ISIS, Warga Irak di AS Dipenjara 16 Tahun

Dalam laporan penelitian yang dirilis oleh peneliti dari Universitas George Washington itu, mengungkap data 64 warga AS yang telah melakukan perjalanan ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Dari jumlah tersebut, 12 di antaranya telah kembali ke AS dan sembilan dari mereka telah ditangkap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.