Kisah Staf Kantor Lembaga Amal Afghanistan Ketika ISIS Menyerang

Kompas.com - 25/01/2018, 19:27 WIB
Seorang anggota militer Afghanistan berada di atas kantor lembaga amal Save the Children yang diserang Rabu (24/1/2018). Serangan yang diklaim oleh ISIS tersebut menewaskan lima orang, dan melukai 26 lainnya. NOORULLAH SHIRZADA/AFPSeorang anggota militer Afghanistan berada di atas kantor lembaga amal Save the Children yang diserang Rabu (24/1/2018). Serangan yang diklaim oleh ISIS tersebut menewaskan lima orang, dan melukai 26 lainnya.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

JALALABAD, KOMPAS.com - Selama 10 jam, Kamran Khan dan koleganya di kantor Save the Children bersembunyi di dalam ruang bawah tanah sambil mendengarkan suara sekecil apapun.

Khan dan para pegawai lainnya terpaksa bersembunyi setelah Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) menyerang Rabu (24/1/2018).

Kantor lembaga amal yang berbasis di Inggris itu mempunyai ruangan di bawah yang bisa dipakai berlindung jika saja kelompok radikal menyerang.

Adanya ruang bawah tanah itu menjadi keputusan yang paling disyukuri oleh Khan dan pegawai lain.

Sebab, mereka berhasil lolos. Meski, empat dari rekan mereka menjadi korban tewas serangan ISIS.

Baca juga : ISIS Klaim Serangan ke Kantor Lembaga Amal Afghanistan

Adapun pemerintah Afghanistan menyatakan, total korban tewas mencapai lima orang, dan 26 lainnya terluka.

"Momen saat itu begitu mencekam. Saya dan teman-teman lainnya terjebak selama 10 jam dalam rasa takut," ujar Khan dilansir kantor berita AFP Kamis (25/1/2018).

Sedangkan pegawai lainnya, Mohammad Amin, bercerita dia berhasil keluar sesaat setelah serangan terjadi meski dalam keadaan terluka cukup parah.

"Kepala saya terkena serpihan roket. Sementara kaki saya terkena pecahan gelas," ujar Amin.

Amin melanjutkan, ketika dia dan satu temannya berhasil keluar, dirinya menerima pesan WhatsApp dari teman-temannya yang tengah bersembunyi di ruang bawah tanah untuk mendoakan mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X