Kantor Lembaga Amal di Afghanistan Dibom, 11 Orang Terluka

Kompas.com - 24/01/2018, 14:34 WIB
Warga sipil Afghanistan berkumpul di sebuah jalan, di samping gedung yang mengeluarkan kepulan asap, sekitar kantor amal berbasis di Inggris, Save the Children, dalam serangan yang sedang berlangsung di Jalalabad, Afghanistan, Rabu (24/1/2018). (AFP/Noorullah Shirzada) Warga sipil Afghanistan berkumpul di sebuah jalan, di samping gedung yang mengeluarkan kepulan asap, sekitar kantor amal berbasis di Inggris, Save the Children, dalam serangan yang sedang berlangsung di Jalalabad, Afghanistan, Rabu (24/1/2018). (AFP/Noorullah Shirzada)
|
EditorVeronika Yasinta


JALALABAD, KOMPAS.com - Sekelompok bersenjata menyerang kantor organisasi badan internasional non-pemerintah berbasis di Inggris, Save the Children, di Jalalabad, sebelah timur Afghanistan, Rabu (24/1/2018).

Penyerangan tersebut melukai sedikitnya 11 orang. Sebuah ledakan juga terjadi di kantor tersebut.

Media setempat melaporkan anak-anak yang berada di dekat gedung sekolah terlihat berlarian dari area kamp ketika suara tembakan senjata api terdengar.

"Sekitar pukul 09.10, seorang penyerang bunuh diri meledakkan bom mobil di pintu masuk kamp Save the Children di kota Jalalabad," ujar juru bicara gubernur Nangarhar, Attaullah Khigyani, kepada AFP.

Baca juga : Teror di Hotel Afghanistan, Taliban Incar Warga Negara Asing

"Sekelompok pria bersenjata masuk ke kamp. Sejauh ini, 11 orang yang cedera telah dibawa ke rumah sakit," tambahnya.

Mohammad Amin yang berada di dalam kamp mengatakan ketika penyerang melakukan keributan dan suara ledakan besar terdengar dari kamar rumah sakit.

"Kami berlari untuk berlindung dan saya melihat seorang pria bersentaja merusak pintu utama untuk masuk ke kamp. Saya melompat dari jendela," katanya.

Televisi lokal menyiarkan gambar yang menunjukkan kepulan asap hitam keluar dari gedung. Selain itu, ada satu kendaraan yang terparkir di luar nampak terbakar.

Baca juga : Pengepungan Hotel di Afghanistan Berakhir dalam 17 Jam, 18 Orang Tewas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sebelumnya, kelompok bersenjata menyerang Hotel Intercontinental di Kabul, Afghanistan, dan menewaskan 18 orang selama 17 jam pengepungan yang berakhir pada Minggu (21/1/2018).

Sebanyak 153 orang, termasuk 41 warga negara asing, dapat diselamatkan dari hotel.



Sumber BBC,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X