Kompas.com - 18/01/2018, 11:23 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap peraih "Fake News Award" atau penghargaan berita palsu pada Rabu (17/1/2018) malam melalui akun Twitter-nya.

Penghargaan tersebut dia berikan menyusul banyaknya serangan dari sejumlah media besar AS terhadap dirinya.

Trump menyematkan tautan di kicauannya yang mengarahkan ke sebuah situs.

Di halaman situs tersebut terdapat 10 pemenang Fake News Awards berserta dengan tulisan dan medianya.

Baca juga: Dinyatakan Sehat, Trump Juga Cetak Skor Sempurna dalam Uji Kognitif

Sebelum mengawali daftar pemenang, situs tersebut melaporkan 2017 merupakan tahun di mana tak henti-hentinya bias, liputan berita tidak seimbang, dan berita palsu tersebar.

Dalam sebuah studi mengklaim lebih dari 90 persen peliputan media memberitakan Trump secara negatif.

AFP melaporkan penghargaan tersebut mencakup jaringan berita dan surat kabar terkemuka di AS, seperti CNN, The New York Times, dan The Washington Post.

Ketiga media tersebut telah menjadi target reguler kemarahan Trump.

Tulisan dari ekonom pemenang hadiah Nobel, Paul Krugman, yang menulis kolom opini secara teratur di The New York Times menduduki posisi pertama dalam Fake News Awards versi Trump.

Krugman menulis tentang hari bersejarah Presiden Trump, kemenangan pemilihan di mana ekonomi tidak akan pulih.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.