Tak Tahan dengan Kebijakan Trump, Dubes AS di Panama Mundur

Kompas.com - 13/01/2018, 18:29 WIB
Dubes AS di Panama, John Feeley. WikipediaDubes AS di Panama, John Feeley.
|
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Duta besar AS untuk Panama dikabarkan mengundurkan diri karena tak tahan bekerja di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

John Feeley, nama sang duta besar, mengatakan, dia tak bisa lagi bekerja untuk pemerintahan Trump karena tak sejalan dengan banyak kebijakan sang presiden.

"Sebagai pejabat kemenlu junior, saya menandatangani sumpah untuk melayani presiden dan pemeritahannya dengan setia, meski saat saya tak setuju dengan beberapa kebijakannya," ujar Feeley dalam surat pengunduran dirinya.

"Namun, para instruktur saya menjelaskan jika saya tak bisa melakukan itu, maka saya dipersilakan untuk mundur. Dan, kini saatnya sudah tiba," masih menurut surat yang salinannya diperoleh Reuters.


Baca juga : Dubes AS untuk PBB Sebut Trump Sehat secara Mental

Kementerian Luar Negeri AS membenarkan pengunduran diri Feeley dan menyebutkan sang dubes mundur karena alasan pribadi efektif mulai 9 Maret mendatang.

Selanjutnya, Feeley disumpah pada 15 Januari 2016 dan aktif bekerja di kedubes AS di Panama pada Februari.

Kursi dubes panama yang ditinggal Feeley untuk sementara akan diisi Roxanna Cabral, pejabat konselor kedubes AS, hingga pejabat baru ditunjuk.

Sebelum bergabung dengan Kemenlu AS pada 1990, Feeley merupakan pilot helikopter di Korps Marinir.

Feeley ditunjuk Presiden Barack Obama menjadi duta besar di Panama pada Juli 2015 dan mendapat persetujuan Senat pada Desember tahun yang sama.

Pengunduran diri Feeley ini terjadi di saat Trump kembali mendapat serangan kecaman setelah menyebut Haiti dan negara-negara Afrika sebagai "lubang kotoran" dalam pertemuan soal imigrasi di Ruang Oval.

Baca juga : Demo di Iran, Dubes AS untuk PBB Serukan Rapat Darurat Dewan Keamanan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X