Hari Ini dalam Sejarah: Mata Uang Euro Memulai Debutnya

Kompas.com - 04/01/2018, 13:00 WIB
Mata uang euro Getty Images/iStockphotoMata uang euro
|
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Hari ini, tepatnya 4 Januari 1999, untuk pertama kalinya sejak Charlemagne (742-814) berkuasa, Eropa kembali bersatu.

Charlemagne atau juga disebut Charles yang Hebat adalah Raja Franks sejak 768, Raja Lombardia sejak 774, dan Kaisar Roma sejak 800.

Di masa-masa awal abad pertengahan, Charlemagne berhasil mempersatukan sebagian besar Eropa Barat sehingga dia dijuluki Pater Europae atau Bapak Bangsa Eropa.

Nah, 11 abad sesudah keberhasilan Charlemagne, Eropa kembali bersatu kali ini dengan digunakannya untuk pertama kali mata uang Euro.

Baca juga : Hari Ini Dalam Sejarah: Laika, Anjing Pertama Mengorbit di Bumi

Pada 4 Januari 1999, euro untuk pertama kali digunakan sebagai sebuah unit finansial di berbagai korporasi dan pasar investasi Eropa.

Saat itu, 11 negara anggota Uni Eropa yaitu Austria, Belgia, Finlandia, Yunani, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, dan Spanyol mulai menggunakan mata uang bersama itu.

Uni Eropa berharap peluncuran mata uang bersama ini akan meningkatkan pertumbuhan dan integrasi perekonomian Eropa.

Di hari pertama peluncurannya, euro dengan nilai tukar terhadap dolar AS sebesar 1,17 euro memberikan asa dan sekaligus harapan bahwa muncul penyeimbang terhadap dolar dalam kancah perekonomian global.

Meski diluncurkan pada 1999, tetapi mata uang euro dengan desain berupa gambar arsitektural dan simbol persatuan Eropa serta motif-motif yang mewakili negara anggota baru disirkulasikan pada 1 Januari 2002.

Saat itulah euro menggantikan mata uang lokal ke-11 negara anggota Uni Eropa. Bahkan negara-negara non-Uni Eropa seperti Monako dan Vatikan juga menggunakan euro sebagai mata uang mereka.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Penerbangan Terakhir Concorde

Digunakannya euro sebagai mata uang bersama Uni Eropa bukan tanpa kontroversi. Meski dengan satu mata uang yang sama warga Eropa lebih mudah berbisnis dan bepergian, terdapat kekhawatiran proses perubahan mata uang ini akan memicu kekacauan.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X