Kompas.com - 18/12/2017, 16:26 WIB
Seorang tentara Afghanistan memegang granat berpeluncur roket (RPG) di pusat pelatihan intelijen di Kabul. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut (18/12/2017). Shah Marai/AFPSeorang tentara Afghanistan memegang granat berpeluncur roket (RPG) di pusat pelatihan intelijen di Kabul. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut (18/12/2017).
|
EditorArdi Priyatno Utomo

KABUL, KOMPAS.com - Sekelompok orang melakukan penyerangan ke pusat pelatihan intelijen di Kabul, Afghanistan, Senin pagi (18/12/2017) waktu setempat.

Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish berkata, serangan itu terjadi pada pukul 10.10 ke bangunan yang belum jadi.

"Serangan itu terjadi di pusat pelatihan intelijen (NDS) di kawasan Afshar di Kabul," ungkap Danish seperti diberitakan AFP.

Danish melanjutkan, pertempuran masih terjadi antara pasukan keamanan dengan para penyerang.

Baca juga : ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri Gereja di Pakistan

Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Dua pejuang kami menyerbu pusat pelatihan intelijen di Kabul," demikian rilis yang disampaikan divisi propaganda ISIS, Amaq.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga kini, belum diketahui berapa korban yang jatuh.

Jurubicara kemendagri lainnya, Nasrat Rahim berujar, suara baku tembak bisa terdengar dari kejauhan.

"Jalan di sekitar kawasan tersebut telah ditutup. Puluhan polisi dan intelijen kami berjaga untuk memastikan tidak jatuh korban," beber Rahim.

Kabul menjadi wilayah yang paling mematikan di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir.

Polisi maupun pasukan di Afghanistan bersiaga sejak insiden yang terjadi 31 Mei.

Saat itu, sebuah truk penuh dengan bom meledak di sebuah daerah di Kabul. Menewaskan 150 orang, dan melukai 400 lainnya, dengan kebanyakan korban adalah rakyat sipil.

Baca juga : Intelijen Rusia Ungkap Sel ISIS yang Berencana Serang St Petersburg



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X