Kompas.com - 08/12/2017, 15:01 WIB
Perdana Menteri Inggris Theresa May (kiri) memberikan keterangan pers bersama Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker. Inggris dan Uni Eropa (UE) akhirnya menyepakati poin dalam fase pertama proses perceraian Inggris dari UE (Brexit). (8/12/2017) Emmanuel DUNAND/AFPPerdana Menteri Inggris Theresa May (kiri) memberikan keterangan pers bersama Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker. Inggris dan Uni Eropa (UE) akhirnya menyepakati poin dalam fase pertama proses perceraian Inggris dari UE (Brexit). (8/12/2017)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BRUSSELS, KOMPAS.com - Momen historis terjadi dalam pertemuan antara Inggris dan Uni Eropa (UE) di markas besar UE di Brussels, Belgia, Jumat (8/12/2017).

Inggris dan UE menyepakati regulasi terkait perceraian Inggris dengan UE (Brexit), atau yang dikenal dengan fase pertama.

Fase pertama meliputi isu mengenai perbatasan dengan Irlanda Utara, biaya perceraian, dan hak-hak warga anggota UE.

Dilansir kantor berita AFP, Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker dalam konferensi pers mengaku puas dengan kesepakatan yang tercapai.

"Kami telah setuju terkait dengan tiga hal penting yang menjadi poin dalam fase pertama," kata Juncker.

Baca juga : PM Inggris Gelar Rapat Kabinet Terbatas Bahas Biaya Perceraian Brexit

Kesepakatan ini lebih cepat dua hari dari tenggat waktu yang ditentukan oleh UE, yaitu Minggu (10/12/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, UE dan Inggris telah bertemu Senin (4/12/2017) untuk membahas fase pertama. Namun, pembicaraan itu buntu lantaran Negeri Ratu Elizabeth tidak sepakat dengan terkait masalah perbatasan dengan Irlandia Utara.

Dengan kesepakatan itu, pada pertemuan para pemimpin UE 14-15 Desember, proses Brexit bakal masuk ke tahap kedua.

Yakni negosiasi tentang perdagangan dan masa transisi kapan Inggris bakal resmi bercerai dari UE.

Juncker melanjutkan, dia telah berbicara dengan Perdana Menteri Irlandia Utara, Leo Varadkar Kamis (7/12/2017), sebelum bertemu Perdana Menteri Inggris Theresa May.

Dalam pembicaraan terpisah itu, Juncker mencoba menjadi mediator permasalahan perbatasan yang menimpa Inggris dan Irlandia Utara.

Baca juga : Tanggal Ini, Brexit akan Resmi Terjadi

Perbatasan yang Membingungkan
Dalam poin-poin kesepakatan antara Inggris dan UE, pemerintahan May setuju untuk membayar biaya perceraian antara 45-55 miliar euro.

Angka itu setara dengan Rp 717,3-876,7 triliun.

Kemudian, May juga bersedia menjamin hak-hak sekitar tiga juta warga Eropa yang berdiam di Inggris.

Terkait dengan masalah perbatasan Irlandia dan Inggris, pemerintah Irlandia Utara menginginkan agar Inggris meniadakan pos pemeriksaan perbatasan.

Adapun pos tersebut terletak di Lenamore Road, County Londonderry, Irlandia Utara.

Baca juga : Brexit Bakal Hantam Biaya Harian Masyarakat Inggris

Jika Downing Street 10 kukuh untuk mempertahankan pos perbatasan, maka Varadkar khawatir hal itu bakal mengancam proses perdamaian Inggris dengan kawasan utara.

May yang hadir dalam konferensi pers bersama Juncker berujar, dia telah memiliki solusi yang menguntungkan kedua negara.

"Di Irlandia Utara, saya menjamin warga di sana tidak harus berurusan dengan perbatasan yang rumit," janji May.

Kesepakatan ini menuai respon positif dari Partai DUP yang mendukung Brexit.

Ketua DUP, Arlene Foster dalam pandangannya mengatakan, tidak ada harga mati terkait batas wilayah Inggris maupun Irlandia Utara.

"Brexit berarti keseluruhan Kerajaan Inggris bakal meninggalkan UE, meninggalkan pasar tunggal," tegas Foster kepada Sky News.

Baca juga : Pasca-Brexit, Warga Inggris Berlomba Dapat Paspor Jerman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.