Kompas.com - 17/10/2017, 15:14 WIB
Kelompok pro Britain Exit (Brexit) yang memilih leave melemparkan ciuman ke udara, Jumat (24/6/2016), sebagai tanda suka cita setelah hasil referendum Uni Eropa yang digelar hari sebelumnya menunjukkan bahwa Inggris keluar dari blok tersebut (Brexit). AP/M DunhamKelompok pro Britain Exit (Brexit) yang memilih leave melemparkan ciuman ke udara, Jumat (24/6/2016), sebagai tanda suka cita setelah hasil referendum Uni Eropa yang digelar hari sebelumnya menunjukkan bahwa Inggris keluar dari blok tersebut (Brexit).
|
EditorPascal S Bin Saju

LONDON, KOMPAS.com - Di masa depan, gaung antusiasme tentang pemisahan Inggris dari Uni Eropa (UE) atau lebih populer dengan sebutan "Brexit", bakal berubah menjadi ratap sesal.

Itu setelah sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa Brexit bakal memberikan dampak yang cukup berat bagi keuangan masyarakat.

Studi tersebut dilakukan olrh Resolution Foundation dan Lembaga Pengamat Kebijakan Perdagangan Inggris.

Dalam paparannya, seperti dilansir dari Sky News, Selasa (17/10/2017), jika Inggris keluar tanpa membuat kesepakatan dagang dengan UE, maka mereka bakal dikenakan tarif seperti yang diberlakukan UE kepada negara anggota Organisasi Perdagangan Dunia.

Hal ini bakal berdampak kepada kepada kenaikan harga yang signifikan di negera kerajaan yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth tersebut.

Baca: Imbas Brexit, Peringkat Utang Inggris Diturunkan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua lembaga itu memprediksi, harga kebutuhan pokok naik 8,1 persen, daging 5,8 persen, sedangkan harga mobil naik 5,5 persen.

Imbasnya, biaya rumah tangga rata-rata naik menjadi 260 poundsterling atau sekitar Rp 4,6 juta per tahun. Mereka harus merogoh kocek hingga 500 poundsterling atau Rp 8,9 juta.

Kenaikan biaya hidup akan sangat dirasakan oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang saat ini berjumlah sekitar 20 persen dari total populasi Inggris.

Baik "Resolution Foundation" maupun Lembaga Pengawas Kebijakan Perdagangan pun menyebut perceraian Inggris dari UE "menghasilkan kemungkinan terburuk"

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.