Kompas.com - 28/11/2017, 15:41 WIB
Sejumlah senjata hasil penyerahan warga dalam rangka program amnesti senjata di kepolisian Inggris. Twitter Devon Cornwall PoliceSejumlah senjata hasil penyerahan warga dalam rangka program amnesti senjata di kepolisian Inggris.
|
EditorAgni Vidya Perdana

LONDON, KOMPAS.com - Seorang warga di kota Exeter, Inggris menyerahkan sebuah bom dari era Perang Dunia II yang dipakainya sebagai penahan pintu selama 40 tahun.

Penyerahan tersebut dalam rangka program amnesti senjata yang digelar kepolisian Heavitree selama dua pekan dari 13 hingga 26 November 2017.

Jurubicara kepolisian setempat mengatakan, salah seorang warga datang ke kantor polisi membawa bom tersebut yang dimasukkan dalam sebuah kantong plastik supermarket.

"Proyektil itu kemungkinan berasal dari era 1950-an. Saat ini bom tersebut sudah kami ledakkan," kata dia.

Baca juga: Anak TK di Jerman Temukan Bom dari Masa PD II

Setelah menerima bom tersebut kepolisian langsung mendatangkan ahli pemusnah bom dari angkatan laut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga yang menyerahkan bom PD II itu mengaku selama ini menyimpan dan menggunakan bom itu sebagai penahan pintu.

Namun dengan adanya program amnesti senjata yang digelar kepolisian, dia memutuskan menyerahkan proyektil bom itu. Selain karena alasan sudah berkarat.

Selama dua pekan program amnesti senjata tersebut, Kepolisian Devon Cornwall melaporkan telah menerima 475 senjata api serta lebih dari 20.000 amunisi.

Dalam pernyataannya, kepolisian tidak hanya mengajak warga menyerahkan senjata api yang dimilikinya, namun juga senjata replika yang mirip asli.

Selain itu juga airsoft atau senapan angin dan senjata tua yang telah dimiliki turun temurun

"Meskipun senjata-senjata itu tidak dimaksudkan untuk perbuatan kriminal, tetap ada kemungkinan senjata jatuh ke tangan orang yang salah," tulis pernyataan polisi.

Baca juga : Lima Bom PD II Ditemukan di Hannover, 50.000 Orang Dievakuasi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X