Dalam 1 Hari, Pemerintah Italia Selamatkan 1.100 Imigran Asal Libya

Kompas.com - 23/11/2017, 09:05 WIB
Imigran diselamatkan dari tengah laut menuju ke perahu di laut Mediterania, pada 6 November 2017. (AFP/Alessio Paduano) Imigran diselamatkan dari tengah laut menuju ke perahu di laut Mediterania, pada 6 November 2017. (AFP/Alessio Paduano)
|
EditorVeronika Yasinta


ROMA, KOMPAS.com - Pemerintah Italia menyebut sekitar 1.100 imigran asal pesisir Libya yang diselamatkan dari tengah laut dalam satu hari, pada Rabu (22/11/2017).

Dilansir dari AFP, keseluruhan imigran tersebut diselamatkan dari 10 perahu karet dan sebuah perahu kayu kecil dalam operasi yang melibatkan pasukan penjaga pantai dan kapal Angkatan Laut Italia, serta organisasi non-profit, Mission Lifeline.

Penyelamatan kemarin itu juga termasuk seorang perempuan yang melahirkan di atas perahu karet.

Sekitar 114.600 imigran berhasil mencapai Italia dari perjalanan panjang mereka di tengah laut, sepanjang tahun ini. Angka ini menurun 32 persen dari tahun lalu.

Baca juga : Kisah Imigran Afganistan Cari Suaka, Ditolak Imigrasi hingga Tidur di Tenda Mi Ayam

Puluhan ribu imigran dari Afrika Barat, Bangladesh, Somalia, Sudan, dan Eritrea bertahan di tenda dan gudang di pantai Libya, berharap bisa mencapai Eropa untuk mencari suaka kehidupan yang lebih baik.

Ketika gudang itu menjadi penuh sesak atau imigran tak dapat membayar perjalanan perahu menuju Italia, mereka akan dijual.

Imigran yang berhasil mencapai Italia, mengungkapkan penyiksaan dan perkosaan yang dilakukan oleh para pedagang manusia di Libya.

Sebuah rekaman yang ditayangkan CNN pekan lalu menunjukkan eksistensi pasar budak modern di pesisir pantai Libya. Para imigran itu dijual dengan harga masing-masing 400 dolar Amerika Serikat atau Rp 5,4 juta.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X