Kompas.com - 31/10/2017, 10:49 WIB
|
EditorVeronika Yasinta

CALIFORNIA, KOMPAS.com - Facebook membeberkan adanya keterkaitan Rusia dalam 80.000 postingan yang meramaikan lini masa selama periode pergantian kekuasaan di Amerika Serikat.

Keseluruhan postingan itu diterbitkan oleh operator yang berbasis di Rusia.

Dikutip dari CNBC, Selasa (31/10/2017), penasihat umum Facebook, Colin Stretch mengatakan, 80.000 postingan dari Badan Penelitian Internet Rusia itu hanya sedikit dari  konten di Facebook.

Setidaknya, setara dengan 1 dari 23.000 postingan. Namun demikian, puluhan ribu postingan yang diunggah di media sosial itu setidaknya sudah dilihat 126 juta warga AS.

Baca juga : Facebook Uji Fitur Langganan Berita

Stretch mengungkapkan, aktivitas postingan tersebut lebih banyak menggunakan akun palsu. Unggahan konten itu juga telah melanggar persyaratan layanan Facebook.

"Tindakan itu bertentangan dengan misi Facebook untuk membangun komunitas dan semua hal yang kita perjuangkan," tulisnya dalam sebuah testimoni.

"Kami bertekad untuk melakukan apapun untuk mengatasi ancaman ini," tambahnya.

Sebanyak 80.000 postingan tersebut diunggah antara Juni 2015 hingga Agustus 2017.

Mayoritas postingan berfokus pada pesan sosial dan politik yang bersifat memecah belah, seperti mengenai hubungan ras dan hak kepemilikan senjata.

Sky News menulis, detil dari laporan Facebook akan dirilis dalam testimoni tertulis dan diserahkan ke Kongres sebelum rapat komite dilakukan pada pekan ini.

Halaman:
Sumber CNBC,Sky News


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.