Politisi Kasta Rendah Terpilih Jadi Presiden India

Kompas.com - 21/07/2017, 07:32 WIB
Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, bersama Ketua BJP, Amit Shah (kanan), mengucapkan selamat kepada Ram Nath Kovind (tengah), yang terpilih menjadi Presiden India ke-14, di New Delhi, Kamis. PTI via Hindustan TimesPerdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, bersama Ketua BJP, Amit Shah (kanan), mengucapkan selamat kepada Ram Nath Kovind (tengah), yang terpilih menjadi Presiden India ke-14, di New Delhi, Kamis.
EditorPascal S Bin Saju

Presiden juga menentukan partai mana yang berada di posisi terbaik untuk membentuk pemerintahan.

Pemilihan Kovind didukung kekuatan BPJ, partai Perdana Menteri (PM) Narendra Modi di parlemen federal dan di dewan-dewan negara bagian di mana para anggotanya ikut serta dalam pilpres.

Baca: Kisah Kegigihan Pria India yang Menginspirasi Kita

Naiknya Kovind ke jabatan publik tertinggi adalah yang pertama bagi seorang pemimpin dalam Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) atau Asosiasi Relawan Nasional, sebuah kelompok kebangkitan Hindu yang kuat. RSS merupakan mentor ideologi kelompok-kelompok Hindu.

Modi sendiri semula dianggap pengikut RSS di awal karirnya, yang telah lama mempropagandakan visi India dengan memprioritaskan mayoritas Hindu.

Kemenangan Kovind menyempurnakan serangkaian penunjukan tokoh di posisi tinggi oleh Modi, memperkuat cengkeraman hak Hindu atas jabatan-jabatan publik seperti gubernur, menteri besar dan kepala universitas.

Awal pekan ini, BJP mengangkat seorang anggota kabinet juga dengan dukungan nasionalis Hindu yang kuat sebagai calon wapres untuk mengikuti pemilihan yang akan diadakan pada Agustus.

Populasi Dalit India, menurut kantor berita Perancis, AFP, mencapai sekitar 200 juta dari total 1,3 miliar jiwa penduduknya.

Baca: Terkait Pemilu, MA India Larang Politisi Usung Isu Agama dan Kasta

BPJ memberikan banyak peluang kepada komunitas tersebut dan menyiapkan diri untuk menghadapi Pemilu 2019.

Para pengamat sebelumnya mengatakan, jika Kovind memenangkan Pilpres India, maka Modi akan semakin mengukuhkan kekuasaanya dan mendapatkan dukungan politik dengan mengirim pesan penting ke kelompok Dalit, yang dulu merupakan komunitas yang dikucilkan.

 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X