Politisi Kasta Rendah Terpilih Jadi Presiden India

Kompas.com - 21/07/2017, 07:32 WIB
Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, bersama Ketua BJP, Amit Shah (kanan), mengucapkan selamat kepada Ram Nath Kovind (tengah), yang terpilih menjadi Presiden India ke-14, di New Delhi, Kamis. PTI via Hindustan TimesPerdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, bersama Ketua BJP, Amit Shah (kanan), mengucapkan selamat kepada Ram Nath Kovind (tengah), yang terpilih menjadi Presiden India ke-14, di New Delhi, Kamis.
EditorPascal S Bin Saju

NEW DELHI, KOMPAS.com – Politisi dari kasta rendah, Ram Nath Kovind (71), menang Pilres India berkat dukungan Partai Bharatiya Janata (BPJ) yang berkuasa, Kamis (20/7/2017).

Kovind berasal dari komunitas Dalit – hirarki kasta terendah di India selama berabad-abad. Ia mengalahkan Kumar Meira dari Partai Kongres, dari komunitas yang sama.

Menurut harian Hindustan Times, Jumat (21/7/2017), Kovind meraih mayoritas suara meyakinkan. Hasil penghitungan akhir, Kovind meraih 2.930 suara dan Kumar mendapat 1.844 suara.

Koalisi partai yang dipimpin BPJ, partai nasionalis Hindu, menjadi penentu kemenangan Kovind, yang menjadi representasi dalam memerkuat posisi pemerintah di tampuk kekuasaan.

Setelah kemenangannya, Kovind mengatakan inilah "momen yang emosional" bagi dirinya dan tugasnya ialah menjunjung tinggi hukum.

Menurut dia, UUD India menjamin hak-hak sederajat kepada semua warga negaranya tanpa memandang keyakinan dan golongan, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Baca: Politisi dari Kasta Terendah Berpeluang Jadi Presiden India

Kumar, calon Kongres, mengatakan pencalonan dirinya bertujuan melawan ideologi yang Kovind wakili dan wanita itu telah meminta kepada para anggota parlemen untuk memberikan suara sesuai dengan hati nurani mereka.

UUD India memberikan peran seremonial besar bagi presiden, dengan perdana menteri dan kabinetnya memegang kekuasaan eksekutif.

Presiden memiliki peran kunci jika terjadi krisis-krisis politik, seperti ketika pemilu gagal menentukan pemenangnya.

Presiden juga menentukan partai mana yang berada di posisi terbaik untuk membentuk pemerintahan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X