5.000 Muslim Uighur China Bergerilya Bersama ISIS di Suriah

Kompas.com - 08/05/2017, 16:49 WIB
Asap mengepul dari lokasi sebuah mobil yang terbakar dan menabrak kerumunan orang di Lapangan Tiananmen, Beijing, Senin (28/10/2013). Polisi China menyebut warga minoritas Uighur dari Xinjiang terlibat dalam aksi ini. STR / AFPAsap mengepul dari lokasi sebuah mobil yang terbakar dan menabrak kerumunan orang di Lapangan Tiananmen, Beijing, Senin (28/10/2013). Polisi China menyebut warga minoritas Uighur dari Xinjiang terlibat dalam aksi ini.
EditorPascal S Bin Saju

BEIJING, KOMPAS.com - Hingga 5.000 Muslim etnis Uighur dari daerah rawan Xinjiang, yang kerap dilanda kekerasan di China, bergabung dengan berbagai kelompok militan di Suriah.

Ha itu disampaikan oleh Duta Besar Suriah untuk China, Imad Moustapha, Senin (8/5/2017), sambil menambahkan bahwa sudah saatnya Beijing harus sangat mempedulikannya.

China khawatir bahwa orang-orang Uighur, yang mayoritas Muslim dan berbicara bahasa Turki, telah berangkat ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Mereka melakukan perjalanan secara tidak sah melalui beberapa negara di Asia Tenggara dan Turki, sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters, Senin ini.

Baca: Bentrok Etnis Uighur dan Polisi di Xinjiang, 18 Tewas

ISIS mengaku mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan seorang sandera China pada tahun 2015, yang menyoroti kekhawatiran China tentang warga Uighur yang bertempur di Timur Tengah.

Ratusan orang telah tewas dalam kekerasan di Xinjiang dalam beberapa tahun ini. Sebagian  besar karena pertikaian antara etnis minoritas Uighur dan etnis mayoritas Han, China.

Pemerintah di Beijing menyalahkan kerusuhan terhadap militan Islam yang menginginkan sebuah negara terpisah yang disebut Turkistan Timur.

Duta Besar Suriah di Beijing, Imad Moustapha, mengatakan di sela-sela sebuah forum bisnis bahwa saat beberapa warga Uighur bergabung dengan ISIS, sebagian besar lagi berjuang "di bawah panji mereka sendiri" untuk mempromosikan alasan tindakan separatis mereka.

Baca: Mengenal Muslim Uighur di China, Siapa Mereka?

"Menurut perkiraan kami, dilihat dari jumlah yang kami lawan, kami bunuh, yang kami tangkap, kami lukai, sekitar 5.000 jihadis Xinjiang," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X