Kompas.com - 28/01/2017, 14:03 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

Trump pun mengatakan, Guantanamo akan dijadikan sebagai tempat untuk menampung orang-orang jahat.

Dalam rancangan perintah eksekutif yang menyebar ke media, menunjukkan, Pemerintah AS akan menghentikan upaya pelepasan tahanan di sana.

Ketentuan ini pun juga berlaku bagi lima orang yang di masa Obama telah "dibersihkan" untuk di transfer ke lokasi lain.

"Kami bersiap untuk menerima semua kemungkinan," kata Kapten John Filostrat, Jurubicara penjara Guantanamo. 

"Kami bisa memindahkan sisa tahanan yang ada, atau pun memasukkan lebih banyak lagi tahanan ke sini. Kami hanya menunggu pemberitahuan," ungkap dia. 

Pada bagian lain, Trump juga mengatakan bahwa tersangka teroris di AS pun bisa dikirim ke Guantanamo untuk diadili.

Jika rancangan perintah eksekutif itu benar adanya, maka besar kemungkinan semua tersangka teroris --termasuk warga AS, sekalipun tertangkap di AS, akan berakhir di penjara terpencil tersebut. 

Filostrat mengaku hingga saat ini dia belum menerima perintah baru. Namun, menurut dia, penjara Guantanamo dapat menampung hingga 200 tahanan jika diperlukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.