Mesir Tuduh Anggota Ikhwanul Muslimin Dalang Peledakan Gereja Koptik

Kompas.com - 13/12/2016, 09:18 WIB
Sejumlah petugas berpakaian sipil memeriksa lokasi ledakan bom di dalam Gereja Katedral Koptik Santo Markus, Kairo, Mesir pasca ledakan yang menewaskan 29 orang pada Minggu (11/12/2016). Associated PressSejumlah petugas berpakaian sipil memeriksa lokasi ledakan bom di dalam Gereja Katedral Koptik Santo Markus, Kairo, Mesir pasca ledakan yang menewaskan 29 orang pada Minggu (11/12/2016).
EditorErvan Hardoko

KAIRO, KOMPAS.com - Kementerian dalam negeri Mesir, Senin (13/12/2016), menuding seorang anggota Ikhwanul Muslimin yang kabur ke Qatar terlibat dalam peledakan bom di sebuah gereja yang menewaskan 25 orang.

Kemendagri menambahkan, dari hasil investigasi pria itu melatih dan mendanai kelompok yang meledakkan Gereja Koptik Santo Petrus dan Paulus pada Minggu (12/12/2016).

Sebelumnya, pihak Ikhwanul Muslimin secara resmi telah membantah telah terlibat dalam aksi peledakan gereja itu.

Dalam pernyataan resminya, kemendagri Mesir menyebut Mahmoud Shafik Mohamed Mustafa (22), tersangka utama pelaku bom bunuh diri itu, pernah ditahan pada 2014.


Saat itu, Mahmoud ditangkap karena membawa senjata saat mengamankan iring-iringan Ikhwanul Muslimin. Pada  Mei tahun yang sama Mahmoud dibebaskan.

Nama Mahmoud sebagai pelaku peledakan gereja bahkan disebut langsung oleh Presiden Abdel Fattah al-Sisi saat menghadiri pemakaman korban.

Mahmoud sendiri sebenarnya diincar polisi dalam dua kasus lain yang juga terkait dengan kelompok-kelompok fundamentalis.

"Tes DNA bagian tubuh tersangka di lokasi kejadian menunjukkan kecocokan dengan DNA keluarganya," lanjut kemendagri.

Dalam proses penyelidikan ini, aparat keamanan juga menemukan dua sabuk bom yang siap diledakkan dan materi lain untuk membuat bom.

Barang-barang itu ditemukan di tempat persembunyian Mahmoud dan kelompoknya.

Kemendagri Mesir juga menyebut empat nama lain yang terkait dengan tersangka peledakan.

Rami Mohamed Abdel Hameed Abdel Ghani diduga sebagai penyedia tempat aman untuk "sang pengantin", mempersiapkan dia, dan menyembunyikan bahan peledak.

Tiga orang lainnya adalah Mohamed Abdel Hamid Abdel Ghani, Mohsen Mostafa el-Sayed Qassem, dan Ola Hussei Mohamed Ali, seorang perempuan.

Sedangkan dalang aksi ini disebut berama Mohab Mostafa al-Sayed Qasim alias The Doctor. Dia pergi ke Qatar pada 2015 dan bertemu para petinggi Ikhanul Muslimin di negeri itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X