Kompas.com - 21/10/2016, 05:49 WIB
Brryan Jackson, 24 tahun, berharap ayahnya mendekam di balik jeruji besi selama mungkin. BAILEY E KINNEYBrryan Jackson, 24 tahun, berharap ayahnya mendekam di balik jeruji besi selama mungkin.
EditorGlori K. Wadrianto

 

Ubah identitas

Meskipun ia terlahir dengan nama Bryan Stewart Jnr, tahun lalu ia menambahkan huruf '"R" untuk nama pertamanya, mengambil nama keluarga ibunya, Jackson.

"Mengubah nama membantu saya melindungi identitas saya," katanya.

"Ini juga menunjukkan bahwa 'Saya tidak punya hubungan dengan Bryan Stewart. Saya adalah korban kejahatannya."

"Selama sidang pembebasan bersyarat, ia terus memanggilku, 'Nak'. Saya mencoba untuk mengangkat tangan dan memintanya untuk menyebut saya sebagai korbannya."

"Saya pikir, mengapa ia mengakui saya sebagai anaknya? Apakah seorang ayah akan menyuntikkan HIV ke tubuh anaknya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jackson masih bisa tertawa meski ia melewati masa-masa kelam yang diakibatkan oleh penyakit yang dideritanya, tertawa dengan para perawat ala film Forrest Gump di ranjang rumah sakit.

"Saya selalu membuat lelucon," kata dia.

"Saya suka membuat lelucon tentang bagaimana rasanya positif terjangkit HIV, atau bagaimana rasanya menjadi kesulitan mendengar atau apa rasanya hidup tanpa seorang ayah."

"Saya rasa jika saya tidak menjadi seorang motivator, saya akan menjadi seorang komedian."

"Orang-orang bingung. Mereka pikir selera humor merupakan cara untuk menangani penyakit yang saya derita."

"Tetapi, saya yakin jika Anda memiliki kemampuan untuk menertawakan tragedi, Anda akan mampu mengatasi hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup Anda, Anda mempunyai kekuatan."

Terbangun dari mimpi buruk

Pada bulan Juli, Jackson menerima surat dari Lembaga Pemasyarakatan Missouri yang memberitahukan bahwa berdasarkan keputusan sidang, pengajuan pembebasan bersyarat sang ayah ditolak untuk tempo lima tahun ke depan. 

"Yang bisa saya lakukan di persidangan adalah membacakan pernyataan dan berdoa akan adanya keadilan. Namun, mendengar putusan tersebut, saya sangat termotivasi," katanya.

"Ada saat-saat saya terbangun dari mimpi buruk, saya takut ia mungkin akan kembali untuk menuntaskan dendamnya," katanya.

"Saya mungkin telah memaafkannya, tetapi meski telah memaafkan, saya percaya Anda harus membayar konsekuensinya."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.