Kompas.com - 21/10/2016, 05:49 WIB
Brryan Jackson, 24 tahun, berharap ayahnya mendekam di balik jeruji besi selama mungkin. BAILEY E KINNEYBrryan Jackson, 24 tahun, berharap ayahnya mendekam di balik jeruji besi selama mungkin.
EditorGlori K. Wadrianto

 

Jackson mengatakan, "Ia sering mengatakan hal-hal seperti, 'Anakmu tidak akan hidup melampaui usia lima tahun', dan 'Ketika saya meninggalkanmu, saya tidak akan meninggalkan ikatan apa pun'."

Belakangan, para penyelidik menemukan bahwa Stewart yang bekerja sebagai seorang penguji darah di laboratorium diam-diam mulai mengambil sampel darah yang terinfeksi untuk disimpan di rumah.

"Ia sering bercanda dengan rekan-rekannya dengan mengatakan, 'Saya ingin menginfeksi seseorang dengan salah satu virus ini. Mereka bahkan tidak akan pernah tahu apa yang menimpa mereka'," kata Jackson.

Menyuntikkan darah yang tercemar HIV

Ketika Jackson berusia 11 bulan, ayah dan ibunya sudah tidak berhubungan lagi. Namun, ketika Jackson dirawat di rumah sakit karena terserang asma, ibunya menelepon ayahnya.

"Ibu saya menelepon ayah untuk memberi tahu, ia menganggap suaminya ingin tahu bahwa anaknya sakit."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ketika ibunya menelepon, rekan-rekan ayahnya mengatakan, "Bryan Stewart tidak punya seorang anak."

Pada hari Jackson tak diakui sebagai anak, tak diduga Stewart mengunjungi Jackson ke rumah sakit.

"Ia bukanlah seorang ayah yang sangat aktif, jadi semua orang pikir itu aneh ketika dia muncul," kata Jackson.

"Ia menyuruh ibu saya untuk minum di kantin rumah sakit sehingga ia bisa berdua dengan saya."

Saat istrinya pergi, Stewart mengambil botol darah yang tercemar HIV dan menyuntikkan ke anaknya.

"Ia berharap saya mati, jadi ia tidak harus membayar tunjangan anak," kata Jackson.

Saat ibunya kembali dari kantin, Jackson menjerit dalam pelukan ayahnya. "Organ-organ penting saya diserang bukan hanya karena darah HIV yang ia suntikkan, melainkan juga darah itu tidak sesuai dengan saya."

Sang ibu sempat putus asa

Menyadari adanya virus mematikan yang kini mengalir dalam tubuhnya, mereka menormalkan denyut nadi, suhu, dan pernapasannya, lalu menyuruhnya pulang, dengan harapan ia bisa menjalani kehidupan dan sehat.

Namun, keadaan Jackson semakin memburuk dari minggu ke minggu. Sang ibu merasa putus asa dengan berbagai diagnosis selama empat tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.