Kompas.com - 12/10/2015, 21:41 WIB
EditorFarid Assifa
TURKI, KOMPAS.com - PM Turki Ahmet Davutoglu mengatakan, Senin (12/10/2015), kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merupakan tersangka utama dalam penyelidikan pengeboman hari Sabtu di Ankara yang menewaskan 97 orang.

Davutoglu mengatakan, pihak berwenang hampir dapat mengidentifikasi salah satu pelaku pengeboman, dan bahwa bukti-bukti mengarah ke “sebuah kelompok”.

Pengeboman yang menarget demonstrasi damai itu merupakan serangan terburuk dalam sejarah Turki. Pengeboman tersebut juga melukai 160 orang lainnya.

Davutoglu mengatakan, pengeboman itu ditujukan untuk mempengaruhi pemilu parlemen yang dijadwalkan berlangsung tanggal I1 November di Turki, namun pemilu itu akan tetap diselenggarakan sesuai jadwal.

PM sebelumnya menyerukan agar rakyat bersatu menentang terorisme, namun dengan tidak adanya yang mengklaim sebagai pelaku serangan hari Sabtu, kelompok-kelompok yang bersaingan di Turki saling menyalahkan.

Para legislator dari partai AKP yang berkuasa menyatakan, pengeboman itu merupakan tindakan konspirasi para separatis Kurdi yang berusaha membuat pemerintah terlihat buruk. Sementara kelompok-kelompok lain menuduh partai HDP yang pro-Kurdi membom para pendukungnya sendiri dalam demonstrasi itu dalam usaha menggalang lebih banyak dukungan sebelum pemilu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.