Kompas.com - 23/03/2015, 17:26 WIB
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com - Kapal induk milik AL Amerika Serikat USS Theodore Roosevelt batal merapat di dermaga pangkalan AL Inggris di Portsmouth karena dermaga pelabuhan itu tak mampu menampung kapal berbobot lebih dari 100.000 ton tersebut.

Alhasil, kapal raksasa itu membuang sauh di lepas pantai Hampshire dan seketika keberadaan USS Theodore Roosevelt menarik perhatian warga yang ingin menyaksikan kapal yang memiliki panjang sekitar 332 meter itu.

Di saat Inggris kelabakan memenuhi anggaran militer miniman dua persen dari GDP seperti yang diamanatkan NATO, maka kapal induk USS Theodore Roosevelt itu menjadi simbol nyata keperkasaan militer AS.

Penampilan kapal induk itu memang luar biasa. Kapal ini bisa mengangkut 90 pesawat tempur dan 5.000 awak. Dengan penggerak bertenaga nuklir kapal ini bisa beroperasi di lautan selama 25 tahun tanpa dibatasi jarak tempuh.

Kapal ini juga mampu berlayar selama tiga bulan penuh tanpa harus mengisi ulang persediaan logistiknya. Sementara dua reaktor nuklirnya mampu memberi energi untuk sebuah kota kecil.

Meski tak bisa merapat di Porstmouth, Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon tetap menyambut kedatangan kapal raksasa itu dengan tangan terbuka.

"Kunjungan USS Theodore Roosevelt menunjukkan hubungan AS dan Inggris tetap dekat. 10 hari lalu, saya menjadi menteri pertahanan pertama yang bertemu dengan Menhan AS, Ash Carter," kata Fallon.

Kehadiran USS Theodore Roosevelt tak hanya menjadi tontonan bagi warga Inggris namun juga memicu candaan di dunia maya. "Sebagian besar kapal diukur dalam meter, namun kapal ini diukur dalam hektar," ujar seorang pengguna media sosial.

"Saya bertanya-tanya apakah pesawat bomber Rusia akan terbang di selat (Channel) pekan ini?" ujar pengguna media sosial lainnya merujuk kerapnya AU Rusia memasuki wilayah udara Inggris belakangan ini.

Sementara itu, pasangan suami istri Brian dan Jacqui Rodgers yang khusus datang ke Teluk Stokes untuk melihat kapal raksasa itu tak bisa menyembunyikan kekaguman mereka.

"Kapal itu sangat besar. Saya kira kapal ini termasuk kapal induk terbesar di dunia. Saya seperti melihat sebuah kota yang mengapung di atas laut," kata Brian.

USS Theodore Roosevelt mulai bertugas pada 1984 dan sudah terlibat dalam sejumlah operasi militer besar seperti Operasi Badai Gurun 1991. Kapal ini dibangun dengan biasa 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 58,5 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Daily Mail
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.