Kompas.com - 22/01/2015, 23:06 WIB
Presiden Barack Obama menjabat tangan presiden Kuba, Raul Castro saat keduanya menghadiri upacara kebaktian mengenang Nelson Mandela, di Soweto, Selasa (10/12/2013). abcnews.comPresiden Barack Obama menjabat tangan presiden Kuba, Raul Castro saat keduanya menghadiri upacara kebaktian mengenang Nelson Mandela, di Soweto, Selasa (10/12/2013).
EditorErvan Hardoko
HAVANA, KOMPAS.com - Para pejabat Kuba bersama delegasi AS yang mengunjungi Havana untuk pertama kalinya dalam 35 tahun, Kamis (22/1/2015), menggelar pembicaraan bersejarah untuk membuka kembali hubungan diplomatik dan saling membuka kedutaan besar.

Asisten sekretaris Kemenlu AS Roberta Jacobson, memimpin delegasi AS itu. Sementara pihak Kuba dalam pertemuan di Havana Convention Center dipimpin Josefina Vidal, direktur urusan AS Kemenlu Kuba.

Kedua pihak mengklaim pembicaraan hari pertama pada Rabu (21/1/2015), berlangsung baik meski terdapat protes terkait kebijakan imigrasi Kuba yang dianggap Havana mendorong warga Kuba kabur ke Florida.

Pada Desember lalu, Presiden AS Barack Obama dan Pemimpin Kuba Raul Castro mengejutkan dunia setelah mereka mengatakan rencana untuk normalisasi hubungan diplomatik menyusul sejumlah pertemuan rahasia.

Kedua negara juga berencana akan mengibarkan bendera masing-masing di Washington DC dan Havana saat membuka kantor kedutaan besar. Namun, sejauh ini belum diperoleh jadwal pasti pembukaan perwakilan kedua negara itu.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan kedua negara masih memiliki banyak agenda untuk dibicarakan sebelum hubungan diplomatik yang beku sejak 1981 dinormalisasi.

"Saat waktunya tepat, saat semuanya sudah sesuai, saya berharap bisa berkunjung ke Kuba untuk secara resmi membuka kantor kedutaan besar AS dan mulai dengan langkah baru ke depan," ujar Kerry.

Sementara itu, para pejabat Kuba menegaskan kemungkinan besar tidak ada terobosan berarti pekan ini. Mereka menekankan normalisasi hubungan diplomatik kedua negara masih membutuhkan proses panjang.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X