Italia Izinkan Donor Sperma dan Sel Telur

Kompas.com - 10/04/2014, 08:04 WIB
Larangan donasi sel telur dan sperma bagi pasangan tak subur di Italia berlaku sejak 2004. BBCLarangan donasi sel telur dan sperma bagi pasangan tak subur di Italia berlaku sejak 2004.
EditorEgidius Patnistik
ROMA, KOMPAS.COM -- Pengadilan Konstitusional Italia menghapus larangan donasi sel telur dan sperma bagi pasangan tak subur, larangan yang diterapkan sejak 10 tahun lalu.

Menteri Kesehatan Beatrice Lorenzin mengatakan bahwa keputusan ini berarti parlemen harus merevisi undang-undang.

Para pegiat yang mendukung donor berpendapat bahwa donasi semestinya segera kembali diizinkan tanpa ditunda lagi.

Inseminasi buatan dan IVF semakin populer di negara-negara Barat tetapi Italia melarang proses ini karena pengaruh Gereja Katolik Roma yang melarang proses pembuahan buatan.

Awalnya peraturan itu melarang proses pembuahan lebih dari tiga sel telur dan tidak boleh melalui tes untuk mengetahui adanya kelainan genetis.

Mahkamah Eropa untuk HAM menetapkan pada 2012 bahwa larangan tes ini melanggar hak untuk menghargai keluarga dan privasi seperti tercantum dalam Konvensi HAM Eropa.

Keputusan ini adalah kemenangan bagi pasangan yang menentang larangan donasi sel telur dan sperma.

Diperkirakan sekitar 4.000 pasangan tak subur pergi ke luar negeri pada 2012 untuk mencari donor.

Larangan ini diberlakukan sejak 2004 oleh pemerintah sayap kanan tengah Silvio Berlusconi demi mendapatkan suara dari kelompok konservatif dan Gereja Katolik Roma, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X