Pervez Musharraf Lolos dari Upaya Pembunuhan

Kompas.com - 03/04/2014, 15:37 WIB
Sebagian trotoar di wilayah Faizabad, perbatasan kota Islamabad-Rawalpindi hancur akibat ledakan bom yang ditujukan untuk Pervez Musharraf. Bom itu meledak 20 menit sebelum rombongan Musharraf melintasi daerah itu. AAMIR QURESHI / AFPSebagian trotoar di wilayah Faizabad, perbatasan kota Islamabad-Rawalpindi hancur akibat ledakan bom yang ditujukan untuk Pervez Musharraf. Bom itu meledak 20 menit sebelum rombongan Musharraf melintasi daerah itu.
EditorErvan Hardoko
ISLAMABAD, KOMPAS.com — Mantan pemimpin militer Pakistan, Pervez Musharraf, yang kini sedang menjalani sidang dengan dakwaan pengkhianatan, lolos dari upaya pembunuhan saat sebuah bom meledak lebih dahulu di jalan yang seharusnya dilalui rombongan Musharraf.

Bom yang meledak pada Rabu (2/4/2014) malam itu diletakkan di jalan yang akan dilalui rombongan Musharraf dari rumah sakit tentara di Rawalpindi, tempat dia dirawat sejak Januari lalu, menuju kediaman Musharraf di pinggiran kota Islamabad.

Tak seorang pun terluka akibat insiden itu dan belum ada satu kelompok pun yang menyatakan bertanggung jawab.

"Bahan peledak seberat empat kilogram dipasang dalam sebuah pipa di bawah sebuah jembatan, meledak 20 menit sebelum rombongan Musharraf melewati tempat itu," kata perwira senior kepolisian, Liaqat Niazi.

Ledakan bom itu terjadi di persimpangan Faizabad yang terletak di perbatasan kedua kota dan menghancurkan trotoar sepanjang dua meter.

"Rombongan Musharraf kemudian mengambil rute alternatif," lanjut Niazi.

Ledakan bom ini adalah upaya keempat untuk membunuh sang jenderal. Tiga upaya pembunuhan lain dilakukan saat Musharraf masih berkuasa.

Musharraf, yang memimpin Pakistan sejak 1999-2008, kembali dari pengasingannya pada Maret tahun lalu untuk bertarung dalam pemilihan umum. Namun, dia justru dilarang ikut pemilu dan menghadapi serangkaian dakwaan hukum.

Sebelumnya, Taliban pernah mengancam akan mengirimkan pasukan pengebom bunuh diri untuk membunuh Musharraf. Banyaknya ancaman itu membuat Musharraf berkali-kali tak hadir dalam persidangan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X