Kompas.com - 25/10/2013, 05:32 WIB
International Islamic University Islamabad http://www.iiu.edu.pk/International Islamic University Islamabad
|
EditorPalupi Annisa Auliani
ISLAMABAD, KOMPAS.com — Misteri menyelimuti hilangnya empat mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di International Islamic University Islamabad (IIUI) Pakistan. Universitas mengaku tak punya petunjuk di mana keempat mahasiswanya itu berada.

Keempat mahasiswa Fakultas Studi Islam tersebut dinyatakan hilang sejak 22 Agustus 2013, setelah visa belajar mereka kedaluwarsa pada Juli 2013. Manajemen kampus baru mendaftarkan kehilangan keempat mahasiswa itu, dengan mendaftarkan first information report (FIR), ke kepolisian Sabzi Mandi, Jumat (18/10/2013).

"Sebagai bagian dari penyelidikan, kami juga meminta perusahaan seluler untuk berbagi data aktivitas seluler keempat mahasiswa itu untuk melacak keberadaan mereka," kata Athar Khan, petugas investigasi kasus ini.

Athar mengatakan, kepolisian telah mengirim permintaan ke Departemen Luar Negeri Pakistan untuk menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Islamabad. Kontak itu dibutuhkan untuk mencari tahu kemungkinan keempat mahasiswa telah meninggalkan Pakistan. Konfirmasi tentang kemungkinan yang sama juga dimintakan ke imigrasi melalui Federal Investigation Agency.

Ketika ditanya kemungkinan keempat mahasiswa Indonesia tersebut bergabung dengan kelompok tertentu di Pakistan, Athar menolak berspekulasi. Dia mengatakan sejauh ini tak ada bukti yang mengaitkan para mahasiswa itu dengan kelompok tertentu di negara tersebut.

"Kami telah bertemu teman sekamar dan rekan-rekan sekelas mereka. Para siswa yang hilang tidak memiliki catatan menjadi bagian atau terafiliasi dengan kelompok ekstremis," tegas Athar. "Kami sedang menyelidiki kasus ini. Biarkan rincian datang. Setelah itu, barulah kita dapat berbagi informasi," tepis dia.

Rektor IIUI Masoom Yasinzai mengatakan, berdasarkan informasi yang dia dapatkan, satu dari empat mahasiswa Indonesia yang dinyatakan hilang diduga sudah kembali pulang ke Indonesia. Namun, dia mengaku sama sekali tak memiliki informasi soal tiga mahasiswa yang lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiga mahasiswa yang belum diketahui keberadaannya itu, ujar Yasinzai, terdaftar di kampusnya mulai tahun ajaran 2011. Satu mahasiswa yang pulang diakui sebagai mahasiswa tahun ajaran 2012. Yasinzai pun berkilah kedutaan besar tak pernah pula menginformasikan bila visa bagi pelajar tak lagi diterbitkan.

FIR baru didaftarkan dua bulan sejak para mahasiswa diketahui hilang, Yasinzai berkilah penundaan terjadi karena bertepatan dengan libur musim panas. Dia pun menegaskan aplikasi laporan sudah diajukan pada September 2013, tetapi baru terdaftar pada Oktober 2013.

Sumber:
The Tribune EkspresDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.