Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 13/08/2013, 19:00 WIB
EditorErvan Hardoko
ISLAMABAD, KOMPAS.com — Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, Selasa (13/8/2013), menyerukan sebuah "awal baru" terkait hubungan bilateral dengan India.

Pernyataan Sharif ini muncul di tengah memanasnya konflik perbatasan antara kedua negara di Kashmir.

Dalam pidatonya yang dilansir kantor berita Pakistan Associated Press of Pakistan (APP), Sharif mengatakan, India dan Pakistan bisa menjadi "kawan baik".

"Mari kita memulai awal yang baru. Mari kita duduk bersama untuk menyelesaikan semua masalah dalam suasana persahabatan dan dalam atmosfer perdamaian," kata Sharif.

"Kita harus menjadi teman baik. Saling bergandengan. Kita harus duduk bersama dan membuka hati," lanjut Sharif sambil menambahkan Pakistan memiliki banyak cinta dan kasih untuk rakyat India.

Sharif menekankan keinginannya untuk memiliki hubungan yang lebih baik dengan India sejak dia memenangkan pemilu Mei lalu.

Namun, di lapangan, ketegangan antara kedua negara terus meningkat khususnya di Kashmir sejak terbunuhnya lima tentara India. India langsung menuding Pakistan mendalangi pembunuhan itu.

Pakistan dan India sudah melewati tiga kali perang sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1948. Dua dari tiga perang itu dipicu masalah Kashmir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke