Kompas.com - 12/08/2013, 18:03 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Aparat keamanan Mesir, hingga Senin (12/8/2013) sore, belum kunjung menggelar operasi pembubaran dua kamp pengunjuk rasa pro-Muhammad Mursi yang seharusnya digelar pada dini hari.

Para pendukung Muhammad Mursi selama beberapa pekan menduduki lapangan Rabaa al-Adawiya dan Ennahda di Kairo. Dari sana mereka menggelar unjuk rasa menuntut dipulihkannya jabatan Muhammad Mursi.

Sejumlah politisi Barat dan negara-negara Arab sudah meminta Angkatan Darat Mesir agar tidak membubarkan paksa para pendukung Muhammad Mursi, yang kini sudah berjumlah puluhan ribu orang.

"Pasukan pemerintah akan dikerahkan pada dini hari nanti untuk membubarkan pengunjuk rasa," kata seorang sumber Minggu (11/8/2013).

Langkah pertama adalah pengepungan kedua pusat pendukung Mursi itu, tambah sang sumber.

Para perwira militer garis keras mendesak Jenderal Abdel Fattah al-Sisi untuk mulai bergerak membubarkan para pengunjuk rasa.

Keputusan memilih Senin untuk menggelar operasi pembubaran unjuk rasa pro-Mursi diambil setelah Menteri Dalam Negeri dan para stafnya melakukan pertemuan.

Untuk mencegah rencana ini, para pendukung presiden terguling Mesir Muhammad Mursi serukan aksi unjuk rasa besar-besaran di berbagai sudut kota Kairo.

Konfrontasi antara para pendukung Muhammad Mursi dan aparat keamanan sudah mengakibatkan 300 orang tewas sejak Mursi digulingkan pada 3 Juli lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.