Kompas.com - 10/08/2013, 00:51 WIB
EditorErvan Hardoko
QUETTA, KOMPAS.com - Kekerasan terjadi di Pakistan pada hari kedua Idul Fitri, Jumat (9/8/2013), ketika sekelompok orang bersenjata membunuh sembilan orang di kota Quetta.

Para penembak ini, memberondong sebuah kendaraan seorang politisi yang melintas di dekat umat Islam yang baru saja meninggalkan masjid. Selain menewaskan sembilan orang, 27 orang lainnya terluka.

Seorang perwira polisi Bashir Brohi mengatakan, diduga sasaran tembakan adalah mantan seorang pejabat pemerintah provinsi Baluchistan Ali Mohammad Jattack.

Namun, polisi belum bisa menduga motif penembakan ini.

"Saya yang menjadi target pembunuhan. Namun, orang-orang tak berdosa yang menjadi korban penembakan. Perbuatan brutal ini sangat tidak manusiawi. Pelakunya tak berbeda dengan binatang," kata Jattack kepada media.

Brohi menambahkan, sebagian besar korban penembakan adalah warga yang baru saja meninggalkan masjid.

Sementara itu di ibu kota Islamabad, seorang pelaku bom bunuh diri menembak mati seorang polisi dan tiga orang lainnya saat dia berusaha masuk ke dalam sebuah masjid Syiah.

"Mendengar suara tembakan seorang polisi lain datang dan menembak si pengebom bunuh diri di kepala," kata seorang saksi mata Reza Mohammad.

Serangan berdarah ini menjadi yang terbaru selama dua bulan masa pemerintahan PM Nawaz Sharif.

Selama kampanye, Sharif menjanjikan pemerintahannya akan berusaha membuka negosiasi dengan kelompok militan. Namun sejauh ini belum terlihat langkah strategis untuk mengurangi aksi kekerasan di Pakistan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.