PRT Asing di Arab Saudi Dapat Libur Kerja Satu Hari

Kompas.com - 17/07/2013, 16:27 WIB
Ilustrasi pembantu rumah tangga. rnw.nlIlustrasi pembantu rumah tangga.
EditorErvan Hardoko

RIYADH, KOMPAS.com — Pemerintah Arab Saudi, Selasa (16/7/2013), mengumumkan sebuah aturan baru untuk melindungi hak-hak pembantu rumah tangga asing di negeri itu, yang kebanyakan berasal dari Asia Selatan dan Tenggara.

Menteri Tenaga Kerja Arab Saudi Adel Faqih mengatakan, aturan baru itu mewajibkan para majikan membayarkan gaji bulanan tanpa keterlambatan, dan memberi hari libur sehari dalam sepekan untuk para pembantu rumah tangga.

Aturan baru itu juga mewajibkan majikan memberi akomodasi yang layak bagi para pembantu rumah tangga dan menjamin mereka memiliki waktu istirahat minimal sembilan jam sehari.

"Aturan ini juga mewajibkan majikan membayar cuti sakit dan memberikan cuti selama sebulan setelah pembantu rumah tangga itu bekerja dua tahun," kata Faqih.


Selain itu, lanjut Faqih, pembantu rumah tangga yang sudah bekerja selama empat tahun mendapatkan kompensasi satu bulan gaji di akhir masa kontraknya.

Meski aturan baru ini banyak memberi perlindungan kepada para pembantu rumah tangga asing ini, Faqih menekankan, para pekerja asing ini tetap harus mematuhi perintah dan aturan yang diterapkan majikan mereka.

"Para pekerja asing ini harus menghormati Islam dan ajarannya. Mereka juga harus mematuhi perintah majikan dan keluarganya," ujar Faqih.

"Pembantu rumah tangga tak bisa menolak pekerjaan atau meninggalkan pekerjaannya tanpa alasan yang kuat," Faqih menegaskan.

Sekitar 8 juta warga asing bekerja di negeri kaya minyak itu. Sebagian besar dari mereka berasal dari Asia Selatan dan menerima gaji sangat rendah. Sementara jumlah pasti para pembantu rumah tangga tak bisa dipastikan.

Pada Juni lalu, Pemerintah Arab Saudi dan Filipina menandatangani kesepakatan yang melindungi ribuan pekerja asal Filipina dari ancaman eksploitasi dari para majikan mereka.

Kesepakatan itu menyusul ketegangan yang terjadi pada 2011, saat Pemerintah Filipina meminta gaji minimal 400 dollar AS atau sekitar Rp 4 juta sebulan untuk para pembantu rumah tangga asal Filipina.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X