Hina Trump Bodoh, Maradona Ditolak Masuk AS - Kompas.com

Hina Trump Bodoh, Maradona Ditolak Masuk AS

Kompas.com - 02/02/2018, 15:31 WIB
Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona.www.beinsports.tv Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona.

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Berstatus sebagai salah satu pemain legendaris sepak bola di dunia seharusnya membuat Diego Maradona tidak kesulitan masuk ke negeri yang ingin dituju.

Namun, hal itu tidak berlaku di Amerika Serikat. Tercatat, sudah dua kali legenda timnas Argentina itu ditolak masuk ke sana.

Yang pertama terjadi ketika AS menjadi tuan rumah perhelatan Piala Dunia 1994.

Saat itu, pemain berjuluk El Pelusa (Si Bulu) tersebut ditolak setelah ketahuan mengonsumsi narkoba.

Baca juga : Maradona Tak Mau Hadiri Pernikahan Putrinya

Kemudian, Negeri Paman Sam kembali menolak gelandang serang legendaris klub Serie A Italia Napoli itu di 2018.

Bagaimana ceritanya? Daily Mirror mewartakan Jumat (2/2/2018), semua berawal ketika Maradona tengah mengurus visa.

Presiden AS, Donald Trump.ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP Presiden AS, Donald Trump.

Pelatih klub Uni Emirat Arab (UEA), Al Fujairah itu bermaksud mengunjungi Miami. Sebab, dia harus menyelesaikan sengketa hukum dengan mantan istrinya, Claudia Villafane.

Pengacara Maradona, Matias Morla dalam acara "Buenos dias America" berkata, dia sedang berada di Kedubes AS ketika Maradona diwawancara oleh televisi Venezuela, TeleSur.

Mengingat perilaku Maradona yang kerap berbicara blak-blakan, Morla sempat mewanti-wanti pria 57 tahun tersebut.

"Saat itu, saya berkata kepada dia 'Diego, saya mohon jangan katakan hal-hal buruk soal AS'," kata Morla.

Namun, Morla langsung lemas ketika si pewawancara mengajukan pertanyaan kedua kepada Maradona: "Menurut Anda, orang seperti apakah Donald Trump tersebut?"

Maradona mengomentari orang nomor satu AS itu dengan sebutan "chirolita". Kata tersebut merupakan bahasa "slang" untuk menyebut bodoh.

"Setelah itu, saya langsung berkata kepada Diego bahwa saya akan terbang ke Miami sendirian," tutur Morla.

Baca juga : Maradona Puji Putin dan Sebut Trump Sebagai Tokoh Kartun


EditorArdi Priyatno Utomo
Komentar

Close Ads X