Lihat Bocah Aleppo Dibedah Tanpa Dibius, Jurnalis Turki Tak Kuasa Menahan Tangis - Kompas.com

Lihat Bocah Aleppo Dibedah Tanpa Dibius, Jurnalis Turki Tak Kuasa Menahan Tangis

Kompas.com - 18/12/2016, 11:54 WIB
AFP Sejumlah warga mengungsi dari kawasan yang dikuasai oposisi di Aleppo timur menuju tempat yang sudah direbut kembali oleh pasukan pemerintah Suriah, Selasa (13/12/2016).

ANKARA, KOMPAS.com - Bencana kemanusiaan yang terjadi di Aleppo, Suriah memang sangat mengerikan dan mengenaskan, terutama saat anak-anak yang menjadi korban.

Hal inilah yang membuat seorang jurnalis dan pembaca berita Turki, Turgay Guler tak mampu menahan tangis saat mengabarkan kisah sedih dari Suriah itu.

Seperti biasa Guler menjalankan tugasnya sebagai pembawa berita di stasiun televisi Ulke TV.

Awalnya Guler menjalankan tugasnya dengan lancar hingga masuk ke berita konflik bersenjata Suriah khususnya di kota Aleppo.

Dalam video yang ditayangkan sebagai ilustrasi berita, terlihat seorang anak kecil yang harus menjalani operasi tanpa anestesi atau dibius.

Kondisi mengenaskan itu membuat Guler tak kuasa menahan air matanya. Guler hanya bisa memegang kepala dengan kedua tangannya sambil berusaha untuk terus membacakan berita.

Kondisi buruk yang menimpa anak-anak Aleppo itu memang bukan hal aneh di kota yang hancur akibat perang saudara tersebut.

Pada November lalu, harian The Independent mengungkap bahwa bayi-bayi prematur dipindahkan dari inkubator setelah serangan udara menghancurkan sejumlah rumah sakit.

Sementara itu, organisasi Dokter Tanpa Batas (MSF) mengatakan, lebih dari 30 rumah sakit di wilayah timur Aleppo diserang sejak Juli lalu.

Selain itu, akibat pengepungan, persediaan obat-obatan menipis dan tanpa kemungkinan mendapatkan pasokan baru dari luar kota.

PBB mengecam keras aksi pasukan pemerintah Suriah dan Rusia yang melarang pasokan obat-obatan masuk ke wilayah timur Aleppo.

Beruntung, setelah kesepakatan gencatan senjata disepakati, sebanyak 8.000 orang, termasuk 2.700 anak-anak, diizinkan meninggalkan sisi kota yang terkepung itu.

Sayangnya, evakuasi warga sipil ini terhambat setelah pada Jumat (16/12/2016), negosiasi antara Turki dan Rusia gagal mencapai kata sepakat.

Situasi ini langsung memicu kekerasan di lapangan dengan laporan milisi pro-pemerintah menembaki siapa saja yang mencoba meninggalkan kota.

Beruntung, kesepakatan baru dicapai, sehingga ribuan warga sipil bisa dievakuasi ke wilayah sekitar Aleppo yang lebih aman.

Operasi evakuasi ini juga memungkinkan mereka yang terluka dipindakan dari kota-kota yang diduduki pemberontak seperti Foua dan Kefraya di provinsi Idlib serta dua kota dekat perbatasan Lebanon, Madaya dan Zabadani.

EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

'Mukjizat Tuhan Terus Bekerja dalam Orang yang Dilupakan...'

"Mukjizat Tuhan Terus Bekerja dalam Orang yang Dilupakan..."

Regional
Paus Fransiskus Nikahkan Pasangan Kru Pesawat di Tengah Penerbangan

Paus Fransiskus Nikahkan Pasangan Kru Pesawat di Tengah Penerbangan

Internasional
Cerita Idrus Marham yang Dua Kali Diusir dari Kemensos

Cerita Idrus Marham yang Dua Kali Diusir dari Kemensos

Nasional
Ini Syarat Ikut Program Rumah DP 0 Rupiah

Ini Syarat Ikut Program Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan
Perjalanan Anies-Sandi Mewujudkan Rumah DP 0 yang Dulu Diragukan...

Perjalanan Anies-Sandi Mewujudkan Rumah DP 0 yang Dulu Diragukan...

Megapolitan
Tokoh Oposisi Zimbabwe Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di New Mexico

Tokoh Oposisi Zimbabwe Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di New Mexico

Internasional
Tolak Rangkap Jabatan, Wiranto Dinilai Lebih Konsisten daripada Jokowi

Tolak Rangkap Jabatan, Wiranto Dinilai Lebih Konsisten daripada Jokowi

Nasional
Longsoran Bastem yang Tutupi Jalan Trans Sulawesi Sulit Dievakuasi

Longsoran Bastem yang Tutupi Jalan Trans Sulawesi Sulit Dievakuasi

Regional
Rumah Cimanggis yang Terancam Digusur untuk Kampus UIII Berusia Lebih dari 200 Tahun

Rumah Cimanggis yang Terancam Digusur untuk Kampus UIII Berusia Lebih dari 200 Tahun

Megapolitan
Pilkada Serentak, 7 Daerah di Jawa Barat Akan Dipimpin Pelaksana Tugas

Pilkada Serentak, 7 Daerah di Jawa Barat Akan Dipimpin Pelaksana Tugas

Regional
KPU Tak Gubris Konflik Parpol dalam Proses Verifikasi Faktual, Hanura Walk Out

KPU Tak Gubris Konflik Parpol dalam Proses Verifikasi Faktual, Hanura Walk Out

Nasional
Bertabrakan Dengan UU TNI dan Polri, UU Pilkada Perlu Direvisi

Bertabrakan Dengan UU TNI dan Polri, UU Pilkada Perlu Direvisi

Nasional
Berita Terpopuler: Swedia Bersiap Perang, hingga Skandal Trump dengan Aktris Porno

Berita Terpopuler: Swedia Bersiap Perang, hingga Skandal Trump dengan Aktris Porno

Internasional
Uniknya 'Paper Cut' Banyuwangi, dari Kebo-keboan Sampai Fitri Carlina

Uniknya "Paper Cut" Banyuwangi, dari Kebo-keboan Sampai Fitri Carlina

Regional
Rumah DP 0 di Klapa Village Dipastikan Tak Dibangun di Lahan Mangkrak

Rumah DP 0 di Klapa Village Dipastikan Tak Dibangun di Lahan Mangkrak

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM