Anwar Ibrahim Minta Dia dan Mahathir Jangan Ditekan soal Transisi Kekuasaan

Kompas.com - 21/02/2020, 20:02 WIB
Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad AFP FORUM via ANADOLU AGENCY/ADLI GHAZALIPresiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com – Politisi senior Malaysia, Anwar Ibrahim kembali bersuara mengenai rencana transisi kekuasaannya dengan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

“Kita akan sampai pada titik itu. Saya percaya baik saya maupun Tun (Mahathir) tidak perlu ditekan terus mengenai isu ini.” ucap Anwar diwartakan The Straits Times, Kamis (20/2/2020).

Anggota parlemen dari distrik Port Dickson itu menggarisbawahi kembali mengenai pentingnya proses pergantian kekuasaan yang damai dan lancar.

Baca juga: PM Malaysia Mahathir Bakal Mundur Setelah November

“Kita harus memberi ruang kepada Tun karena kita semua dari koalisi Pakatan Harapan telah sepakat bahwa transisi akan berjalan mulus dan semua tetap akan bekerja sebagai tim.”

Anwar juga menyampaikan, Mahathir telah setuju akan meletakan jabatan setelah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tingg (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) pada November 2020, di mana Malaysia akan menjadi tuan rumah.

Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu melanjutkan sejauh ini belum ada tanggal spesifik kapankah dia akan menggantikan Mahathir.

Skenario menjegal Anwar

Anwar juga membenarkan kabar yang beredar mengenai upaya sejumlah anggota koalisi Pakatan untuk menjegalnya menjadi orang nomor satu negeri “Jiran”.

Melalui skenario beraliansi dengan kubu oposisi Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan Partai Islam se-Malaysia (PAS), anggota koalisi ini berharap dapat mengumpulkan mayoritas kursi di parlemen untuk menghalangi naiknya Anwar.

Diperlukan 112 kursi untuk menjadi Perdana menteri, dan kubu Anwar sadar benar genggaman angka tersebut masih belum aman.

Terakhir muncul kabar bahwa 138 anggota parlemen yang berarti hampir dua per tiga memberi sinyal akan mengajukan mosi mendukung Mahathir untuk menyelesaikan penuh masa jabatannya hingga pemilu mendatang.

Koalisi Pakatan Harapan dijadwalkan akan menggelar pertemuan pemimpin teras partai Jumat hari ini.

Kubu pro-Anwar telah mengindikasikan akan mendesak Mahathir untuk mengumumkan tanggal pasti pengunduran diri.

Partai Bersatu pimpinan Mahathir diberitakan akan menolak keras usulan tersebut.

Baca juga: Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X