AS Tawarkan Rp 1,3 Triliun ke China dan Negara Lain untuk Tangkal Virus Corona

Kompas.com - 08/02/2020, 08:09 WIB
Dokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) mengantisipasi penyebaran dengan melakukan penelitian media pembawa Virus Corona yang berisiko tinggi sebagai penular CoV/2019-nCoV berupa anjing, kucing, rodensia, kelelawar dan unggas yang dikirim melalui kargo terminal (T1) Bandara Juanda. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj.
ANTARA FOTO/Umarul FaruqDokter patologi klinik memeriksa sampel media pembawa virus Corona untuk penelitian di Laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020). Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) mengantisipasi penyebaran dengan melakukan penelitian media pembawa Virus Corona yang berisiko tinggi sebagai penular CoV/2019-nCoV berupa anjing, kucing, rodensia, kelelawar dan unggas yang dikirim melalui kargo terminal (T1) Bandara Juanda. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - AS menawarkan kucuran dana 100 juta dollar, sekitar Rp 1,3 triliun, ke China dan negara lain yang terdampak virus corona.

Dalam pernyataanya, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyebut bantuan baik dari pemerintah maupun swasta merupakan komitmen kuat mereka dalam menanggulangi virus.

"Kami meminta negara lain mengambil komitmen kami. Bersama, kita bisa memberikan dampak untuk mencegah ancaman wabah ini," kata Pompeo.

Baca juga: 717 Orang Meninggal akibat Virus Corona, 34.000 Orang Terinfeksi

Mantan Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) itu melanjutkan, bantuan Rp 1,3 triliun itu akan diberikan secara langsung atau melalui organisasi internasional.

Pompeo mengatakan, dana itu akan diambilkan dari pengeluaran yang sebelumnya sudah dialokasikan, dilaporkan AFP Jumat (7/2/2020).

Bantuan dana itu muncul setelah China mengkritik AS hanya menyebarkan kritik setelah pada pekan lalu mengumumkan status darurat.

Selain itu, Washington juga melarang setiap warga asing yang mempunyai riwayat bepergian ke Negeri "Panda" untuk menginjakkan kaki.

Pada Jumat, Presiden Donald Trump memuji "profesionalitas" Beijing setelah berbicara dengan Presiden Xi Jinping melalui telepon.

Pompeo menambahkan, Negeri "Uncle Sam" akan mengirim bantuan lain berupa 17,8 ton peralatan medis seperti masker, pakaian bedah, kain kasa, hingga alat pernapasan.

Sebanyak 717 orang dilaporkan meninggal dengan lebih dari 34.000 orang sejak virus corona tercatat pada Desember 2019 lalu.

Beijing menerapkan kebijakan isolasi terhadap Wuhan dan kota lain di Provinsi Hubei yang dianggap sebagai wilayah yang pertama kali terdampak.

Selain itu, virus tersebut juga menghantam lebih dari 20 negara, dengan Hong Kong dan Filipina mengumumkan kasus kematian pertama di luar China.

Baca juga: Waspada Virus Corona, 41 WNA Ditolak Masuk Bali Meski Sudah Sampai Bandara

 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X