Trump kepada Iran: Jangan Bunuh Demonstran Kalian

Kompas.com - 13/01/2020, 15:19 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkampanye di malam ketika dia dimakzulkan oleh DPR AS di Battle Creek, Michigan, Rabu (18/12/2019) AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump berkampanye di malam ketika dia dimakzulkan oleh DPR AS di Battle Creek, Michigan, Rabu (18/12/2019)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran, agar tidak membunuh demonstran di tengah unjuk rasa pasca-jatuhnya pesawat Ukraina.

Massa yang marah menyuarakan aksi protes setelah maskapai Ukraine International Airlines jatuh di Teheran pada Rabu (8/1/2020).

Sebanyak 176 orang tewas dalam jatuhnya pesawat Ukraina, dan terjadi beberapa jam setelah Iran menyerang dua pangkalan AS.

Baca juga: Istri Pilot Pesawat Ukraina yang Jatuh Ditembak Iran Sempat Minta Suaminya Jangan Terbang


"Kepada para pemimpin Iran. JANGAN BUNUH DEMONSTRAN KALIAN," ujar Trump dalam kicauannya di Twitter, dilansir AFP Minggu (12/1/2020).

Presiden 73 tahun itu mengklaim, ribuan orang sudah tewas atau dipenjara oleh Teheran, dan menyatakan dunia memerhatikan negara itu.

"Lebih penting lagi, AS mengawasi. Hidupkan lagi internet kalian dan biarkan jurnalis meliput. Berhenti membunuh pendemo kalian!" ujarnya juga dalam bahasa Farsi.

Dia mengutip pernyataan Penasihat Keamanan Nasional Robert O'Brien, bagaimana sanksi dan tekanan telah "meruntuhkan" ekonomi Iran dan memaksa mereka bernegosiasi.

"Sejujurnya, saya tidak peduli jika mereka bernegosiasi. Terserah mereka. Yang jelas, jangan senjata nuklir dan jangan bunuh demonstran kalian," tuturnya.

Baca juga: Kutuk Kebohongan terhadap Pesawat Ukraina Jatuh, Demonstrasi Terjadi di Iran

Dalam program CBS Face the Nation beberapa jam sebelumnya, Menteri Pertahanan Mark Esper menerangkan, presiden ke-45 AS itu masih mau berunding dengan Iran.

Dia menyatakan, Washington siap untuk duduk semeja tanpa syarat apa pun, demi menjadikan Iran sebagai negara normal.

"Presiden tak mensyaratkan apa pun kepada rezim Iran," jelasnya saat disinggung jika terjadi korban dalam aksi demo tersebut.

Ketegangan dua negara kembali memanas setelah Trump memerintahkan operasi militer yang membunuh Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X