Presiden Donald Trump Dimakzulkan, Putin Berkomentar

Kompas.com - 19/12/2019, 20:16 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin ketika berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di selam KTT G20 di Osaka, Jepang, pada Jumat (28/6/2019). AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Rusia Vladimir Putin ketika berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di selam KTT G20 di Osaka, Jepang, pada Jumat (28/6/2019).

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin ikut berkomentar setelah Presiden Donald Trump dimakzulkan DPR AS.

Dalam sidang paripurna Rabu (18/12/2019), DPR AS memutuskan Trump bersalah atas pasal penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi penyelidikan Kongres.

Baca juga: Presiden Donald Trump Resmi Dimakzulkan di Level DPR AS

Putin menuturkan, Donald Trump dimakzulkan karena "alasan yang dibuat-buat", dan tidak yakin momen itu akan mengakhirinya.

"( Pemakzulan) itu masih harus diteruskan ke Senat, di mana mayoritas dipegang oleh Republik," katanya dilansir AFP Kamis (19/12/2019).

Berbicara dalam konferensi pers akhir tahun, presiden 67 tahun itu mengatakan pemakzulan itu adalah "pertarungan politik" antara Demokrat dan Republik.

Putin kemudian mencela ketika ada jurnalis yang menyatakan bahwa Trump akan "habis" karena dimakzulkan oleh DPR AS.

Dua pasal pemakzulan itu diberlakukan buntut percakapan telepon Trump dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, Juli lalu.

Dalam percakapan tersebut, presiden ke-45 AS itu mendesak Zelensky supaya menyelidiki Joe Biden, calon rivalnya di Pilpres AS 2020.

Putin yakin, tudingan itu hanyalah dalih Demokrat karena tidak berhasil memojokannya dalam tuduhan intervensi Rusia di Pilpres AS 2016 yang memenangkan Trump.

"Demokrat menuding Trump berkomplot dengan Rusia. Namun karena tidak ada bukti, mereka melakukan tekanan lewat Ukraina," katanya.

Suami Melania itu menjadi presiden ketiga AS yang dimakzulkan setelah Andrew Johnson (1868) dan Bill Clinton (1998).

Setelah dari DPR AS. proses pemakzulan Trump bakal berlanjut di level Senat, di mana diyakini dia akan lolos.

Baca juga: Apa Pengaruh Pemakzulan terhadap Citra Presiden AS Donald Trump?

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X