Potongan Kayu dari Palungan Yesus Sampai di Betlehem

Kompas.com - 02/12/2019, 13:18 WIB
Potongan kayu yang diyakini merupakan bagian dari palungan Yesus, dibawa dan disambut kerumunan di Betlehem, Tepi Barat, pada 30 November 2019. Potongan kayu itu diputuskan dibawa ke Betlehem setelah lebih dari 1.000 tahun berada di Eropa. REUTERS/MUSSA ISSA QAWASMAPotongan kayu yang diyakini merupakan bagian dari palungan Yesus, dibawa dan disambut kerumunan di Betlehem, Tepi Barat, pada 30 November 2019. Potongan kayu itu diputuskan dibawa ke Betlehem setelah lebih dari 1.000 tahun berada di Eropa.

BETLEHEM, KOMPAS.com - Potongan kayu yang diyakini berasal dari palungan Yesus dilaporkan sudah sampai di Betlehem setelah lebih dari 1.000 tahun di Eropa.

Pengembalian itu berdasarkan perintah dari Paus Fransiskus, di mana relik tersebut disimpan di Basilika Santa Maria Maggiore Roma, Italia.

Baca juga: 1.000 Tahun di Eropa, Potongan Kayu Palungan Yesus Dikembalikan ke Betlehem

Relik itu disambut oleh banyak orang di Tepi Barat, jelang Masa Advent yang dimulai pada Minggu (1/12/2019), dan berakhir saat Malam Natal.


Diyakini potongan kayu dari palungan Yesus itu diberikan Pemimpin Yerusalem, St Sophronius, kepada Paus Theodorus pada abad ke-7.

Nantinya, relik itu bakal disimpan di Gereja St Catherina, sebelah Gereja Kelahiran yang dipercaya sebagai lokasi Yesus lahir.

Kristen menjadi minoritas di Palestina, di mana Betlehem jadi salah satu kota di Tepi Barat dan Gaza yang merayakan Natal, dilansir Sky News.

Bruder Francescco Patton, penjaga Ordo Fransiskan di Tanah Suci berkata, awalnya Presiden Palestina Mahmoud Abbas ingin meminjam relik tersebut.

Namun, Paus Fransiskus mempertimbangkan hal lain, dan memutuskan bahwa kayu dari palungan itu bakal dikembalikan.

Kepada kantor berita Palestina WAFA, Bruder Patton menyebut keputusan pengembalian tersebut sebagai "momen berbahagia".

Dr Yisca Harani, pakar Kristen dari Israel menyebut, pengembalian potongan relik itu adalah bentuk "pembalikan sejarah".

Selama ribuan tahun, Harani menuturkan Roma begitu sibuk untuk mengumpulkan relik dari Timur untuk memperkuat status sebagai alternatif Yerusalem.

"Kini, Roma sudah cukup kuat sehingga mereka bisa mengembalikan relik-relik itu kepada Yerusalem dan Betlehem," jelas Hanania.

Baca juga: Temukan Lukisan Sengsara Yesus di Dapur Seharga Rp 373 Miliar, Wanita di Perancis Jadi Jutawan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X