Kelaparan, Anak-anak di Venezuela Pingsan di Sekolah

Kompas.com - 01/12/2019, 16:47 WIB
Guru membopong muid yang pingsan karena kelaparan di Venezuela. ADRIANA LOUREIRO FERNANDEZGuru membopong muid yang pingsan karena kelaparan di Venezuela.

BOCA DE UCHIRE, KOMPAS.com - Krisis pangan yang membuat kelaparan warga Venezuela makin buruk. New York Times melaporkan, kelaparan itu kini juga dialami anak-anak.

Mereka sampai pingsan di sekolah. Ini terjadi di sekolah Augusto D’Aubeterre Lyceum, pada di Boca de Uchire pada Oktober lalu.

Dalam sebuah upacara di pagi hari, Pendeta Jorge Quintero memimpin doa di lapangan sekolah. Kepada ratusan siswa, Quintero meminta agar mereka saling mendoakan anak-anak di jalanan yang tidak bisa bersekolah.

Setelah 15 menit doa dan upacara, lima anak terjatuh dan pingsan. Dua di antaranya dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Baca juga: Kelaparan, Anak-anak di Venezuela Mengais Sampah untuk Makan

Di sekolah dasar itu, pingsan telah menjadi peristiwa sehari-hari. Sebab, banyak anak yang berangkat sekolah tanpa sarapan dan makan malam sehari sebelumnya.

Sementara di sekolah lain, para siswa akan berangkat sekolah jika mereka tahu akan makan atau tidak.

"Anda tak bisa mengajar tulang dan orang kelaparan," kata Maira Marín, seorang guru sekaligus pemimpin serikat di Boca de Uchire.

Guru dan murid yang hilang

Banyak sekolah yang tutup karena guru dan muridnya sama-sama mencari makan di jalan atau kabur ke luar negeri.

Baca juga: Kelaparan Melanda, Rakyat Venezuela Diminta Konsumsi Daging Kelinci

Bolosnya murid-murid ini sudah mulai terlihat sejak Presiden Nicolas Maduro naik pada 2013.

Jatuhnya harga minyak, ditambah dengan gagalnya Maduro mengendalikan inflasi dan nilai tukar membuat Venezuela menghadapi resesi ekonomi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X