Siksa TKI Rasi karena Depresi, Majikan Singapura Dipenjara 15 Bulan

Kompas.com - 20/11/2019, 14:12 WIB
Jenny Chan Yun Hui TODAY/NAJEER YUSORJenny Chan Yun Hui

SINGAPURA, KOMPAS.com – Jenny Chan Yun Hui, seorang majikan di Singapura, hanya bisa terduduk sambil menangis ketika Haki Eddy Tham membacakan hukumannya.

Dia menerima vonis dipenjara selama 15 bulan setelah terbukti bersalah menyiksa seorang Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) bernama Rasi.

Diwartakan The Straits Times Selasa (19/11/2019), vonis itu sebenarnya sudah diringankan hakim dengan alasan kemanusiaan karena rupanya, Jenny menderita depresi ketika menyiksa Rasi pada April hingga Juni 2016.

Baca juga: Majikan Singapura Akui Bersalah Siksa TKW Rasi hingga Patah Hidung


Hakim Tham mempertimbangkan periode sulit yang dialami Jenny. Sebab, depresi yang dideritanya membuatnya kesulitan mengendalikan emosi, dalam hal ini terhadap TKI Rasi.

Meski begitu, Hakim Tham juga menegaskan bahwa menderita depresi bukan berarti sang majikan bisa berbuat semena-mena dengan menyiksa seseorang.

Penyiksaan Fisik dan Mental

Penyiksaan yang dilakukan perempuan berumur 42 tahun itu menyebabkan Rasi yang bekerja sebagai asisten rumah tangga itu menderita gangguan fisik dan mental.

Persidangan membuktikan, Jenny memukul wajah Rasi berkali-kali hingga mata kirinya bengkak, dan sempat kesulitan melihat selama 30 menit.

Jenny juga acap memukul kepala Rasi. Bahkan, dia tak segan meninju peremuan asal Kendal, Jawa Tengah, itu jika dianggap tak bekerja dengan baik.

Tak hanya itu, si majikan juga mengontrol segala kegiatan ART 27 tahun itu dengan memasang kamera CCTV di apartemennya.

Baca juga: Siksa TKI, Majikan Singapura Dijatuhi Hukuman Penjara Terberat dalam Sejarah

Rasi tak diizinkan mempunyai telepon genggam, dan dilarang untuk berkomunikasi dalam bentuk apa pun kepada tetangga.

Selain itu, Jenny juga mengancam supaya Rasi tidak memberi tahu apa pun terkait perlakuan yang dialaminya kepada suami si majikan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X