Ada Tangan Wanita di Tasnya, Profesor di Rusia Ini Akui Bunuh Kekasih

Kompas.com - 11/11/2019, 13:23 WIB
Oleg Sokolov. Seorang profesor sejarah Perancis di Rusia ketika mengenakan pakaian mendiang Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte. Dia mengakui sudah membunuh dan memutilasi kekasih, dan hendak membuang jenazahnya ke sungai dalam keadaan mabuk. AFP via BBCOleg Sokolov. Seorang profesor sejarah Perancis di Rusia ketika mengenakan pakaian mendiang Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte. Dia mengakui sudah membunuh dan memutilasi kekasih, dan hendak membuang jenazahnya ke sungai dalam keadaan mabuk.

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang profesor sejarah terkenal di Rusia mengakui bunuh dan memutilasi sang kekasih setelah ada tangan wanita ditemukan dalam tasnya.

Oleg Sokolov jatuh ke sungai setelah dalam keadaan mabuk berusaha membuang potongan tubuh yang dia mutilasi, demikian laporan media lokal.

Setelah menemukan Sokolov, polisi akhirnya menemukan potongan jenazah Anastasia Yeshchenko di kediaman sang profesor di St Petersburg.

Baca juga: Beri Jabatan untuk Selingkuhan, Pejabat PBB Urusan Palestina Dipecat


Dilaporkan BBC Minggu (10/11/2019), Sokolov merupakan pakar mendiang Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte yang pernah mendapat Légion d'Honneur.

"Dia mengakui kejahatannya," ujar pengacaranya, Alexander Pochuyev kepada AFP. Dia menambahkan kliennya itu menyesal dan siap bekerja sama dengan polisi.

Kepada penyidik, Sokolov mengungkapkan dia membunuh sang kekasih dalam sebuah argumen, dan kemudian memutilasi kepala, tangan, dan leher.

Dikatakan bahwa setelah dia membuang seluruh potongan jenazah Yeshchenko, dia berniat bunuh diri dengan berdandan ala Napoleon.

Pochuyev melanjutkan, kliennya yang saat ini tengah mendapat perawatan karena mengalami hipotermia, kemungkinan terserang stres.

Baca juga: Terlibat Cinta Segitiga, Pasangan Kekasih Bunuh Sopir Taksi, Mayatnya Dibuang di Tol Bocimi

Siapa Korban Sokolov?

Yeshchenko dilaporkan pindah ke St Petersburg dari Region Krasnodar di selatan Rusia, dan menjadi mahasiswi pascasarjana ketika dia tewas.

Seorang teman Yeshchenko kepada RIA menceritakan, korban adalah sosok gadis yang pendiam, namun manis dan menjadi sosok pelajar teladan.

"Setiap orang tahu tentang mereka," ujar si teman anonim ketika ditanyakan apakah dia mengetahui soal hubungan Sokolov dan Yeshchenko.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X