Presiden Iran Klaim Temukan Cadangan Minyak Baru

Kompas.com - 10/11/2019, 19:36 WIB
Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan temuan cadangan minyak baru di kota Yazd, Minggu (10/11/2019). Official Presidential website/Handout via ReutersPresiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan temuan cadangan minyak baru di kota Yazd, Minggu (10/11/2019).

YAZD, KOMPAS.com - Presiden Iran Hassan Rouhani mengklaim telah menemukan cadangan minyak baru yang nilainya mencapai 53 juta barel.

"Ini ladang minyak yang luasnya 2.400 kilometer persegi, membentang dari Bostan ke Omidiyeh. Kedalamannya hingga 80 meter," kata Rouhani dalam pidatonya di pusat kota Yazd, Minggu (10/11/2019) seperti dikutip BBC.

Rouhani mengatakan pendapatan Iran dari minyak bisa bertambah 32 miliar dolar AS jika tingkat ekstraksi bertambah 1 persen saja.

Adapun cadangan baru ini, menurut Rouhani, setara dengan sepertiga cadangan yang dimiliki Iran. Ladang ini bisa jadi yang terbesar yang pernah dimiliki Iran.


Baca juga: Turki Berhenti Impor Minyak Iran karena Hormati Sanksi AS

Kendati menjadi negara pemasok minyak terbesar di dunia, Iran kesulitan menjual minyaknya.

Pasalnya, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi embargo terhadap Iran. Keputusan yang keras itu diambil setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari perjanjian nuklir dengan negara-negara lain tahun lalu.

Akibatnya, perekonomian Iran jatuh. Nilai tukar merosot, inflasi meningkat, dan investor menjauh.

"Saya sampaikan kepada White House, ketika Anda menjatuhkan sanksi terhadap penjualan minyak Iran, para pekerja dan insinyur negara ini mampu menemukan 53 juta barel cadangan minyak," ucap Rouhani.

Baca juga: 3 Negara Ini Pastikan Suplai Global Aman Meski Tak Import Minyak Iran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X