Polisi Inggris Temukan 39 Mayat dalam Sebuah Kontainer Truk

Kompas.com - 23/10/2019, 21:15 WIB
Sejumlah petugas polisi berjaga di dekat lokasi temuan kontainer truk berisi puluhan mayat di Grays, Essex, Inggris, Rabu (23/10/2019). REUTERS / PETER NICHOLLSSejumlah petugas polisi berjaga di dekat lokasi temuan kontainer truk berisi puluhan mayat di Grays, Essex, Inggris, Rabu (23/10/2019).

ESSEX, KOMPAS.com - Kepolisian Inggris melaporkan temuan 39 mayat di dalam sebuah kontainer truk yang diduga berasal dari Bulgaria.

Diberitakan AFP, penemuan kontainer penuh berisi mayat itu terjadi di sebuah kawasan industri di Grays, sebelah timur London.

Indikasi awal menunjukkan bahwa mayat di dalam kontainer itu terdiri dari 38 jasad orang dewasa dan satu jenazah remaja.

Seorang pria berusia 25 tahun asal Irlandia Utara telah ditangkap karena dicurigai terlibat dalam kasus pembunuhan.

"Ini adalah insiden tragis di mana sejumlah besar orang telah kehilangan nyawa," kata kepala polisi Essex, Andrew Mariner, dalam pernyataannya.

Baca juga: Malaysia Kebingungan Kirim Kembali 198 Kontainer Limbah Plastik

Dilansir AFP, pihak kepolisian mengaku mereka dibuat waspada oleh layanan ambulans menjelang pukul 01.40 dini hari, menyusul temuan sebuah truk kontainer berisi puluhan orang di Waterglade Industrial Park.

"Kami sedang dalam proses mengidentifikasi para korban. Namun saya mengantisipasi bahwa ini bisa menjadi sebuah proses yang panjang," kata Mariner.

"Kami meyakini truk kontainer ini berasal dari Bulgaria."

"Kami telah menangkap pengemudi truk sehubungan dengan insiden ini dan masih akan menahannya sementara penyelidikan berlanjut," lanjutnya.

Ditambahkan Mariner, diperkirakan truk itu memasuki Inggris pada Sabtu (19/10/2019) di Holyhead, di ujung barat laut Wales dan salah satu pelabuhan utama Irlandia.

Inggris dan Republik Irlandia tidak masuk dalam zona Uni Eropa tanpa perbatasan Schengen, namun memiliki sejarah Wilayah Perjalanan Bersama, di mana tidak memberlakukan pemeriksaan terhadap pergerakan barang maupun orang di antara keduanya.

Baca juga: Mayat Perempuan Korban Kecelakaan Ditemukan dalam Kontainer

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengatakan, dirinya terkejut saat mendengar kabar temuan kontainer penuh jenazah itu dan menyampaikan simpatinya kepada keluarga korban.

"Saya terkejut dengan insiden tragis di Essex ini. Saya turut berduka cita terhadap para korban yang para keluarga yang ditinggalkan," kata Johnson.

Kepala eksekutif Asosiasi Road Haulage, Richard Burnett, yang mewakili para supir truk di Inggris, turut berbela sungkawa terhadap para korban.

Sementara menteri dalam negeri Inggris, Priti Patel, yang juga mewakili konstituensi Essex, juga mengaku terkejut dan bersedih atas insiden tragis yang terjadi.

"Kepolisian Essex telah menangkap seorang individu dan kita harus memberi mereka ruang untuk melakukan penyelidikan," ujarnya, dikutip AFP.

Baca juga: Terjebak di Kontainer Saat Suhu Panas, 2 Bandar Narkoba Belgia Lapor Polisi

Meski jarang terjadi, kasus ini bukan kali pertama ditemukan di Inggris.

Pada 2014, staf pelabuhan peti kemas Tilbury, yang ada di sebelah Grays, mendengar suara teriakan dan pukulan dari dalam sebuah peti kemas.

Setelah dibuka, mereka menemukan 34 orang Sikh Afghanistan yang dalam kondisi mengalami dehidrasi parah, hipotermia, dan kekurangan oksigen.

Satu orang ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa, yang diyakini meninggal saat dibawa menyerang laut dari Belgia.



Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X