AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Kompas.com - 22/10/2019, 19:42 WIB
Deretan tank Abrams milik Angkatan Darat Amerika Serikat saat tiba menggunakan kereta di kota Pabrade, Lithuania, Senin (21/10/2019). AFP / PETRAS MALUKASDeretan tank Abrams milik Angkatan Darat Amerika Serikat saat tiba menggunakan kereta di kota Pabrade, Lithuania, Senin (21/10/2019).

WASHINGTON, KOMPAS.com - Amerika Serikat dilaporkan telah memulai proses pengerahan satu batalion pasukan dan puluhan tank tempurnya ke Lithuania.

Washington menyebut pengerahan itu sebagai rotasi enam bulan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, negara-negara Baltik Uni Eropa dan NATO memandangnya sebagai langkah untuk menghalangi Rusia.

Puluhan tank Abrams dan kendaraan lapis baja Bradley tiba dengan kereta api di area pelatihan militer di kota Pabrade.

Disampaikan Menteri Pertahanan Lithuania, Raimundas Karoblis, pengerahan sekitar 500 tentara AS yang dijadwalkan untuk bertahan selama musim dingin menjadi bukti bahwa kehadiran militer AS di sisi timur NATO bukan lagi menjadi hal yang tabu.

Baca juga: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, NATO Siap Pasok Perangkat Komunikasi Canggih

"Pertama dan yang paling utama, itu menjadi pesan bagi Lithuania dan negara-negara tetangga NATO bahwa sekutu ada bersama kami," ujarnya kepada AFP.

"Selain itu, juga sebagai pesan kepada Rusia bahwa AS terlibat dan itu adalah elemen pencegahan tambahan," lanjutnya.

Sementara menurut Ben Hodges, mantan komandan pasukan angkatan darat AS di Eropa, pengerahan pasukan AS adalah bentuk manifestasi dari komitmen Amerika Serikat untuk melanjutkan pencegahan di wilayah timur NATO.

Bukti komitmen itu dinilai perlu ditunjukkan AS setelah Washington memutuskan untuk menarik pasukannya dari Suriah, sesuatu yang dipandang banyak pihak sebagai tindakan mengabaikan sekutu Kurdi.

"Tidak ada seorang pun, termasuk Rusia, yang harus merasa bingung dengan komitmen AS terhadap NATO, meski saya berpikir menarik diri dari Suriah adalah sebuah kesalahan," kata Hodges kepada AFP, dalam sambungan telepon.

Baca juga: Turki Beli Sistem Rudal S-400 Rusia, NATO Gelisah

Dua tahun lalu, NATO juga sempat mengerahkan batalion multinasional yang dipimpin Jerman, yang terdiri dari 1.000 tentara, ke Lithuania, sebuah negara berpenduduk 2,8 juta jiwa yang merupakan anggota Uni Eropa sekaligus NATO.

Aliansi itu menempatkan batalion serup di Polandia dan negara-negara Baltik, Estonia dan Latvia, sebagai jaringan pengamanan terhadap kemungkinan tindakan Rusia di wilayah tersebut setelah pencaplokan Crimea dari Ukraina pada 2014.

Seluruh wilayah itu merupakan bekas dominasi Uni Soviet selama lebih dari 40 tahun setelah Perang Dunia II.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X