Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Kompas.com - 20/10/2019, 17:54 WIB
Ilustrasi bra iStockphotoIlustrasi bra

AFRIN, KOMPAS.com - Kelompok ISIS dilaporkan berusaha menyerang pasukan elite SAS Inggris menggunakan bom bunuh diri yang diletakkan di bra.

Kelompok ekstremis itu memasang jaringan kabel yang terhubung dengan peledak plastik di kain dalam rangka membunuh salah satu bagian pasukan koalisi internasional pimpinan AS.

Baca juga: ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Dengan menempatkan bom bunuh diri di bra, pelaku diberitakan cukup menunjukkan perutnya saja saat dilakukan penggeledahan oleh pasukan SAS Inggris.

Kabar itu terungkap setelah penemuan di Afrin, utara Suriah, April lalu, di mana peledak itu dirancang oleh orang dengan kemampuan tinggi.

"Ini merupakan salah satu contoh betapa bertekadnya orang-orang seperti mereka untuk melakukan pembunuhan," ungkap sumber keamanan.

Sumber itu menuturkan, bom itu mungkin kecil dan ringan. Namun bisa membunuh siapa pun yang berdiri dalam radius 10 meter.

"Ini merupakan senjata ideal jika kelompok ISIS berada di pos pemeriksaan," ujar sumber seperti dikutip Daily Mirror Sabtu (19/10/2019).

Selain bra, berbagai cara dilakukan oleh ISIS. Antara lain dengan memasang bom di keledai. Menurut sumber, militer tak punya cara lain selain menembak mati.

Inggris tidak pernah mengumumkan berapa jumlah SAS yang diterjunkan menumpas ISIS. Namun diyakini yang bergerak berjumlah puluhan.

Pada 2007, seorang anggota Macan Tamil meledakkan diri menggunakan bom bunuh diri di bra di luar kantor kementerian Sri Lanka, dengan sekretarisnya terbunuh.

Kemudian metode itu diyakini juga digunakan kelompok Liberation Tigers of Tamil Eelam ketika membunuh Perdana Menteri India Rajiv Gandhi 1991 silam.

Baca juga: ISIS Klaim Bebaskan Perempuan yang Ditahan Kurdi di Suriah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X