Korea Utara kepada AS: Kami Tak Berniat Melanjutkan Negosiasi Memuakkan Ini

Kompas.com - 07/10/2019, 20:46 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebelum pertemuan di hotel Sofitel Legend Metropole di Hanoi, Vietnam, Rabu (27/2/2019). (AFP/SAUL LOEB) Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebelum pertemuan di hotel Sofitel Legend Metropole di Hanoi, Vietnam, Rabu (27/2/2019). (AFP/SAUL LOEB)

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara menuduh, Amerika Serikat ( AS) menggunakan "kebijakan bermusuhan" yang berujung pada gagalnya perundingan mereka.

Pernyataan penyebab kegagalan negosiasi yang digelar di Stockholm, Swedia, pada Sabtu (5/10/2019) dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Korut.

Baca juga: Korea Utara Tak Berniat Melanjutkan Perundingan Nuklir dengan AS, Kecuali..

Dilansir Russian Today Minggu (6/10/2019), Korea Utara menyatakan, negosiasi dengan AS di akhir pekan tidak "memenuhi ekspektasi" mereka.

Komentar Pyongyang itu terjadi setelah Kementerian Luar Negeri AS menyatakan, negara komunis itu sepakat melanjutkan dialog dua pekan mendatang.

Sementara ketua negosiator nuklir Korut, Kim Myong Gil mengatakan, pembicaraan itu sama sekali mencerminkan "semangat" dari dialog.

Korea Utara menuduh, Washington tidak melakukan persiapan karena hanya meminta hal yang sama, dan menjadikan pertemuan ini demi kepentingan politik domestik mereka.

Pendekatan itu, kata Korut, membuat mereka skeptis jika AS memang berniat memulihkan relasi bilateral mereka, dan menegaskan mereka tak berniat melanjutkannya.

"Kami tak berniat melanjutkan negosiasi memuakkan ini sebelum AS mengambil langkah substansial, dan mencabut kebijakan bermussuhan terhadap kami," ujar Korut.

Pyongyang melanjutkan, mereka sudah mempunyai solusi bagaimana denuklirisasi bakal terjadi. Sisanya tergantung sikap AS dengan tahun ini merupakan tenggat waktu.

Selama satu tahun terakhir Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sudah bertemu sebanyak tiga kali.

Namun, pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam, pada Februari lalu berakhir buntu karena masing-masing mempertahankan definisi denuklirisasi mereka.

Kemudian pada pekan lalu, Korea Utara diketahui menembakkan rudal balistik dari bawah air yang salah satunya jatuh di perairan Jepang.

Baca juga: Meski Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik, Trump Ingin Perundingan Jalan Terus



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X