Meski Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik, Trump Ingin Perundingan Jalan Terus

Kompas.com - 04/10/2019, 13:22 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden AS Donald Trump berjalan bersama melintasi Garis Demarkasi Militer yang membagi Korea Utara dan Korea Selatan di zona demiliterisasi (DMZ) Korea, Minggu (30/6/2019). Kedatangan Trump ke zona demiliterisasi Korea awalnya diagendakan untuk pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, namun Presiden Moon mengatakan fokus akan lebih kepada pertemuan Trump dengan Kim Jong Un. AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden AS Donald Trump berjalan bersama melintasi Garis Demarkasi Militer yang membagi Korea Utara dan Korea Selatan di zona demiliterisasi (DMZ) Korea, Minggu (30/6/2019). Kedatangan Trump ke zona demiliterisasi Korea awalnya diagendakan untuk pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, namun Presiden Moon mengatakan fokus akan lebih kepada pertemuan Trump dengan Kim Jong Un.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menyatakan, perundingan dengan Korea Utara (Korut) tetap jalan meski mereka menguji coba rudal balistik.

"Mereka ingin berunding, dan kami akan melakukannya," katanya kepada awak media di Gedung Putih. Respons pertama sejak Pyongyang menyatakan mereka memasuki "fase baru" dengan uji coba itu.

Trump mengaku akan mempertimbangkan jika dia merasa uji coba rudal balistik Korea Utara sudah melewati batas, dikutip AFP Kamis (3/10/2019).

Baca juga: Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Terbaru

Peluncuran itu dianggap sebagai yang paling signifikan sejak negara komunis itu mulai membuka dialog dengan AS pada 2018 dalam rangka denuklirisasi.

Analis menyatakan jika terbukti, kemampuan rudal balistik Korut menjadi bukti bahwa program denuklirisasi harus dipercepat.

Juru bicara militer AS Kolonel Pat Ryder menerangkan, dari analisis mereka diprediksi senjata itu adalah rudal balistik jarak pendek hingga menengah.

"Kami tidak melihat ada indikasi rudal itu diluncurkan dari kapal selam. Melainkan dari pangkalan yang dibangun di laut," terang Ryder.

Namun jika benar ditembakkan dari kapal selam, maka Pyongyang sudah mencapai level baru dalam kapabilitas persenjataannya.

Sebabnya selain mampu menjangkau luar Semenanjung Korea, rudal itu bisa menjadi cadangan jika pangkalan darat mereka diserang.

Peluncuran itu terjadi sehari setelah Korut menyatakan bahwa mereka siap untuk membuka kembali dialog dengan Washington.

Tim negosiator dari Korea Utara dilaporkan sudah diterbangkan ke Stockholm, Swedia, Kamis di tengah rencana perundingan tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X