Kebakaran Rumah Sakit di Brasil, Setidaknya 10 Orang Tewas

Kompas.com - 13/09/2019, 20:35 WIB
Petugas pemadam kebakaran memindahkan pasien dari rumah sakit swasta Badim di Tijuca, dekat Rio de Janeiro, setelah api muncul di sebuah gedung rumah sakit, Kamis (12/9/2019). AFP / MAURO PIMENTELPetugas pemadam kebakaran memindahkan pasien dari rumah sakit swasta Badim di Tijuca, dekat Rio de Janeiro, setelah api muncul di sebuah gedung rumah sakit, Kamis (12/9/2019).

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Kebakaran terjadi di sebuah rumah sakit di Brasil, Kamis (12/9/2019) petang, menewaskan setidaknya 10 orang.

Dilaporkan AFP, kebakaran tersebut terjadi di rumah sakit Badim, di utara Rio de Janeiro, dengan laporan awal dinas pemadam kebakaran menyebut api kemungkinan ditimbulkan dari korsleting pada generator.

Asap akibat kebakaran menyebabkan staf medis dan juga kerabat pasien mengalami sesak saat mencoba mengevakuasi pasien.

"Setidaknya 10 orang dilaporkan tewas," kata departemen pemadam kebakaran kota Rio de Janeiro dalam sebuah pernyataan.


Baca juga: Atasi kebakaran Hutan Amazon, Organisasi Lingkungan AS Janjikan Rp 71 Milliar

Namun tidak diungkapkan apakah para korban yang tewas adalah pasien atau staf rumah sakit.

"Sebanyak sekitar 90 pasien juga harus dipindahkan ke unit medis lain," lanjut pernyataan dinas pemadam kebakaran AS.

Kobaran api dapat dikendalikan pada pukul 20.00 malam waktu setempat, dengan petugas pemadam kebakaran melanjutkan dengan misi pencarian korban hingga Jumat (13/9/2019) dini hari.

Sejumlah jenazah korban ditemukan dan dikeluarkan dari lokasi kebakaran.

Selama proses evakuasi, puluhan brankar dan tandu pasien di bawa menuju ke jalan-jalan di sekitar gedung rumah sakit, dengan mobil ambulans harus berusaha keras melewati kerumunan warga yang menonton karena penasaran, demi dapat membawa pasien yang rentan ke rumah sakit lain dengan segera.

Baca juga: Kebakaran Hutan Amazon, Brasil Larang Pembakaran Lahan selama 60 Hari

"Saya bisa membawa ibu saya keluar dari kamarnya dan ketika kami tiba di pintu darurat, ada banyak orang yang sedang berlarian," kata pengacara Carlos Otorelo, yang menemani ibunya dirawat karna pneumonia.

"Situasinya sangat mengerikan karena asap menyebar dengan sangat cepat," tambahnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X