Kebakaran Hutan Amazon, Brasil Larang Pembakaran Lahan selama 60 Hari

Kompas.com - 29/08/2019, 22:58 WIB
Foto udara menunjukkan asap mengepul dari area hutan yang dilalap api di kawasan Boca do Acre, Amazon, Brasil, Sabtu (24/8/2019). Kebakaran hutan Amazon menjadi sorotan dunia setelah api yang menjalar di paru-paru dunia itu mencapai 18.627 kilometer persegi tahun ini, dengan 76.720 kebakaran terjadi dari Januari-Agustus. AFP/LULA SAMPAIOFoto udara menunjukkan asap mengepul dari area hutan yang dilalap api di kawasan Boca do Acre, Amazon, Brasil, Sabtu (24/8/2019). Kebakaran hutan Amazon menjadi sorotan dunia setelah api yang menjalar di paru-paru dunia itu mencapai 18.627 kilometer persegi tahun ini, dengan 76.720 kebakaran terjadi dari Januari-Agustus.

BRASILIA, KOMPAS.com - Pemerintah Brasil telah resmi memberlakukan larangan pembakaran hutan untuk membuka lahan selama 60 hari, mulai Kamis (29/8/2019).

Larangan tersebut didasari dekret yang dikeluarkan Presiden Jair Bolsonaro, menyusul meningkatnya tekanan internasional atas kebakaran hutan terburuk yang terjadi di Amazon dalam beberapa tahun terakhir.

Bencana kebakaran hutan itu juga telah memicu pertikaian diplomatik antara Brasil dengan Eropa, terutama Perancis, akibat perang kata-kata yang terjadi antara Bolsonaro dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron.

Pemerintah Brasil sebelumnya juga telah mengerahkan ribuan tentara dan petugas pemadam kebakaran sejak akhir pekan lalu, untuk memerangi kebakaran.

Baca juga: Penggundulan Hutan Amazon, Cara Petani di Brasil Bertahan Hidup

Dua unit pesawat Hercules C-130 dan pesawat udara lainnya juga telah digunakan untuk menyiramkan air ke daerah-daerah yang paling parah terdampak kebakaran di bagian utara negara itu.

Dilansir AFP, telah ada lebih dari 1.600 titik api baru yang muncul antara Selasa dan Rabu, menjadikan total hampir terjadi 85.000 kebakaran hutan di Brasil sepanjang tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angka itu menjadi jumlah tertinggi untuk kebakaran hutan yang terjadi di Brasil sejak 2010. Lebih dari separuh kebakaran tersebut terjadi pada hutan di lembah Amazon yang luas.

Sekjen PBB Antonio Guterres, pada Kamis (29/8/2019), juga telah menggelar pertemuan dengan negara-negara kunci guna membahas penggalangan dukungan untuk membantu mengatasi kebakaran yang juga menyebar ke wilayah Bolivia itu.

Baca juga: Brasil Tolak Tawaran Bantuan Rp 285 Miliar untuk Atasi Kebakaran Hutan Amazon

Tawaran bantuan internasional untuk mengatasi kebakaran hutan menjadi isu panas di Brasil, setelah Bolsonaro dan pejabat pemerintah lainnya bersikeras tentang hak kedaulatan negara atas Amazon.

Bolsonaro pada Rabu (28/8/2019), bahkan menuduh Perancis dan Jerman bermaksud "membeli" kedaulatan Brasil setelah G7 menawarkan senilai 20 juta dollar AS (sekitar Rp 283 miliar) untuk membantu mengatasi kebakaran Amazon.

Wakil Presiden Brasil, Hamilton Mourao, yang dianggap sebagai suara moderat dalam pemerintahan Bolsonaro, juga menimbang secara terbuka, pada Rabu (28/8/2019), dan bersikeras bahwa "Amazon kami akan terus menjadi Brasil."

Namun sejumlah gubernur negara bagian di Amazon mengatakan kepada Bolsonaro dalam pertemuan pada Selasa (26/8/2019), bahwa bantuan internasional diperlukan.

Baca juga: Luas Hutan Amazon yang Terbakar di Brasil 28 Kali Luas Jakarta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.