Tampilkan Video Penembakan Christchurch, 8 Situs Diblokir Pemerintah Australia

Kompas.com - 09/09/2019, 15:26 WIB
Warga Selandia Baru meletakkan bunga di sekitar masjid yang menjadi sasaran serangan teroris pada Jumat (15/3/2019). Setidaknya 49 orang tewas dan puluhan yang lain terluka akibat serangan ini. Terlihat salah satu pesan warga yang menyatakan bahwa seranga ini bukanlah wajah sesungguhnya dari Selandia Baru. AFP/TESSA BURROWSWarga Selandia Baru meletakkan bunga di sekitar masjid yang menjadi sasaran serangan teroris pada Jumat (15/3/2019). Setidaknya 49 orang tewas dan puluhan yang lain terluka akibat serangan ini. Terlihat salah satu pesan warga yang menyatakan bahwa seranga ini bukanlah wajah sesungguhnya dari Selandia Baru.

CANBERRA, KOMPAS.com - Otoritas Australia, pada Senin (9/9/2019), memerintahkan kepada penyedia layanan internet untuk memblokir delapan situs yang menyediakan konten video berhubungan dengan tragedi penembakan massal di Christchurch, Selandia Baru.

Perintah pemblokiran situs tersebut dilakukan di bawah aturan penyensoran baru yang lebih luas yang diberlakukan pascainsiden penembakan massal yang menewaskan hingga 51 orang itu.

"Sejumlah situs luar negeri telah dimasukkan dalam daftar hitam karena terus memberikan akses untuk video serangan teroris Christchurch atau manifesto dari terduga pelaku," kata Julie Inman Grant, komisaris eSafety Australia.

Baca juga: Edit dan Bagikan Video Penembakan Christchurch, Pria Selandia Baru Dipenjara

Pihak berwenang menolak untuk menyebutkan nama-nama situs tersebut karena tidak ingin mempromosikan situs-situs tersebut, yang akan diblokir setidaknya selama enam bulan.

Sementara ditambahkan Grant, sejumlah situs lain telah diminta untuk menurunkan konten yang dilarang dan telah mematuhinya.

"Situs-situs jahat yang tersisa hanya perlu menghapus konten ilegal itu agar blok terhadapan mereka dicabut," ujarnya, dikutip AFP.

Salah satu dari delapan situs yang diblokir otoritas Australia tersebut adalah blog yang fokus pada apa yang disebut "Ancaman Islam", menurut keterangan dalam Daftar Undang-Undang Federal.

Baca juga: Tragedi Penembakan Masjid di Christchurch Bakal Diangkat Menjadi Film

Sementara, Aliansi Komunikasi mengatakan bahwa pihak penyedia layanan internet telah memblokir delapan situs yang dimaksud bahkan sebelum adanya perintah, kendati tetap menyambut baik kejelasan hukum yang diberikan melalui keputusan pemerintah.

Sebelumnya bulan lalu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah mengeluarkan pernyataan yang mendukung diberlakukannya aturan sensor baru oleh pemerintah.

Morrison mengatakan, materi kekejaman semacam itu tidak memiliki tempat di Australia.

"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk menutup peluang teroris memuliakan tindak kejahatan mereka, termasuk mengambil tindakan baik secara lokal maupun global," ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X